Home / Headline / Pemerintah Kota Palembang Ditahun 1950

Pemerintah Kota Palembang Ditahun 1950

Oleh: Dudy Oskandar (Jurnalis, Peminat  Sejarah Sumatera Selatan )

WALI Kota Palembang Mr. R. Sudarman Gandasubrata, diangkat menjadi walikota Daerah Kota Palembang tgl. 1 juli 1950 dengan besluit Menteri Dalam Negeri tgl. 9 Juli 1950 No. UP/ 17/4/25.

Dia menggantikan W.v. Doop, fd. Burgemeester Recomba, yang diangkat oleh Recomba Sumatera Selatan pada tgl. 27 Mei 1948 dengan besluit No. 168/A.I.B. dan ditetapkan menjadi Burgemeester pada tgl. l Mei 1949.

Sekretaris Pemerintah Kota ialah R. Nawawi, yang diangkat dizaman Republik sebelum agresi ke I dan dipekerjakan kembali sejak pulihnya Pemerintah Republik Indonesia di Kota Palembang.
Pemerintahan kota Palembang, dilaksanakan bersama antara Wali Kota dan stafnya dengan 5 orang anggota D.P.D. kota yang kesemuanya bertindak sebagai Badan Pemerintah Harian. Susunan Badan Pemerintah Harian ini adalah sebagai berikut:

1. Mr. R. Sudarman Gandasubrata, Ketua 2. K.H. Malian Djaman, Anggota. ( permintaan sendiri non-aktip) 3. Rachman Thalib, Anggota. 4. M. Amin Fauzy, Anggota. 5. Abdul Karim, Anggota. 6. R. Sugiharto, Anggota.
D. P. R. Kota Palembang.

Baca:  Anggota DPRD Sumsel Berikan Ambulans Gratis

Anggota D.P.R. kota Palembang terdiri dari 20 orang, dan kini hanya tinggal 19 orang. Seorang diantaranya telah meninggal dunia, ialah Tjek. H. Entik Zahidal Abidin. Semua anggota ini adalah anggota Dewan kota Palembang jang lama (zaman Republik) dibentuk berdasarkan U.U. No. 12 dan RP. No. 10 tahun 1946.

Setelah mengalami perubahan dengan penyesuaian keanggotaan berdasarkan U.U. No. 22/1948 dan memperhatikan P.P. No. 39/1950 dan P.D. Propinsi Sumatera Selatan No. 4/ 1950, maka anggota semula yang banyaknya 30 orang dirubah menjadi 20 orang dan nama Dewan Kota dirubah juga menjadi D.P.R. Kota Palembang. Berhubung dengan ini pula, maka Badan Pekerja yang dibentuk berdasarkan U.U. No. 10/ 1946 diganti namanya menjadi Dewan Pemerintah Daerah (D.P.D.) dan anggotanya semula 4 orang ditambah seorang lagi hingga menjadi 5 orang. Ketua dari D.P.D. ini ialah Wali Kota.

Baca:  Kampanye Pelestarian Cagar Budaya , Ajak Semua Pihak Ikut Berperan Dalam Penyelamatan Cagar Budaya

Nama-Nama Anggota D.P.R.D.S. Kota Palembang.

Musa Tahir Hasibuan. Ketua (P.N.I.).
Tjik H. Entik Z. Abidin, Wakil Ketua (Masyumi) telah meninggal.
M. Amin Fauzy, anggota (Masjumi).
KH. Abubakar Bastari, anggota (Masyumi).
Abdulkarim, anggota (Masyumi).
KH. Malian Djaman, anggota (Masyumi).
K. Kms. HM. Yunus, anggota (N.U.).
K. Kgs. HM. Sadjari, anggota (N.U.).
Hadji Utih, anggota (Masyumi).
Abdullah Gathmyr, anggota (N.U.). kini menjabat wakil ketua.
Basuni Saropi, anggota (P.S.I.).
Ny Dr. M. Isa, anggota (P.N.I.).
A.M. Jangtjik, anggota (P.N.I.).
R. Sugiharto, anggota (P.N.1.). 15.
KH Daud Rusjdi, anggota (P.S.I.I.).
Rachman Thalib, anggota (P.S.I.).
Nurhasim Umar, anggota (P.S.I.).
R. Husin, anggota (tidak berpartai).
M. Junus Sjamsuddin, anggota (tidak berpartai).
Tjia Ting Kim, anggota (golongan Tionghoa) mengundurkan diri atas permintaan sendiri.

Baca:  Koran BeritaPagi Raih Penghargaan Anugerah Apresiasi Budaya

Pembagian Kota dalam 3 Kewedanaan.

Untuk menjalankan pemerintahan dalam kota dengan lebih lancar dan teratur (efficient), maka Pemerintahan Kota dibagi dalam 3 Pemerintahan Kewedanaan, yaitu 1. Pemerintahan Kewedanaan Ilir Barat, 2. Pemerintahan Kewedanaan Ilir Timur, 3. Pemerintahan Kewedanaan Seberang Ulu.
1. Pemerintahan Kewedanaan Ilir Barat.
Daerah ini terbagi atas 17 buah kampung dan dikepalai oleh Wedana Abdul Hamid.
2. Pemerintahan Kewedanaan Timur.
Terbagi atas 16 buah kampung dan dikepalai oleh Wedana R. Abdurahman.
3. Pemerintahan Kewedanaan Seberang Ulu.
Dikepalai oleh Wedana A. Zaini dan terbagi atas 16 kampung. Patut ditambahkan disini, bahwa Kewedanaan yang di maksudkan dikota ini, adalah sama statusnya dengan Kecamatan diluar Kota Palembang.#

 

Sumber:
1. Republik Indonesia, Propinsi Sumatera Selatan, Kementrian Penerangan , Siliwangi-Jakarta, Agustus 1954

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Puji SMKN 3, Kadisdik Sumsel Sebut Kasek Harus Bisa ‘4G dan Mikir’

Palembang, BP–Tak bisa dipungkiri, lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) mayoritas lulusan bermuara pada dunia usaha dan dunia industri (Du-Di). Peran ...