Home / Headline / Simpan Shabu Dalam Box Orgen, Huzeir Dituntut Ringan Satu Tahun Penjara.

Simpan Shabu Dalam Box Orgen, Huzeir Dituntut Ringan Satu Tahun Penjara.

BP/IST
Terdakwa perkara jual beli narkoba golongan 1 jenis shabu disebuah cottage di Palembang yang menjerat terdakwa Huzeir bin Mustofa, bisa bernafas lega lantaran oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sumsel Rini Purnamawati melalui JPU pengganti Neni Karmila, menuntut terdakwa dengan tuntutan pidana penjara hanya satu tahun penjara.

///Dikurangi Masa Penahanan Selama Proses Persidangan///

Palembang, BP

Terdakwa perkara jual beli narkoba golongan 1 jenis shabu disebuah cottage di Palembang yang menjerat terdakwa Huzeir bin Mustofa, bisa bernafas lega lantaran oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sumsel Rini Purnamawati melalui JPU pengganti Neni Karmila, menuntut terdakwa dengan tuntutan pidana penjara hanya satu tahun penjara.

Hal tersebut diketahui pada gelar sidang Kamis (9/1) sore diruang sidang Pengadilan Negri Palembang Klas 1A Khusus dengan agenda pembacaan tuntutan oleh JPU.

Baca:  Tak Ada Lagi Blok, Kini Saatnya Bersatu

Dihadapan majelis hakim yang diketuai hakim Kamalludin. Terdakwa Huzeir dengan menggunakan rompi tahanan orange, nampak tenang mendengarkan tuntutan yang dibacakan.

Dalam isi petikan pembacaan tuntutan yang dibacakan, bahwa terdakwa Huzer melakukan percobaan atau permufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana narkotika, yaitu tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman berupa 1 (satu) paket narkotika jenis sabu dengan berat 0,142 gram.

“Menyatakan terdakwa Huzeir Bin Mustofa bersalah melakukan perbuatan melawan hukum sebagaimana diatur dan diancam pidana pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI No. 35 tentang Narkotika”Ujar JPU bacakan tuntutan

Baca:  Lukisan Ratu Sinuhun Hiasi Koleksi Museum SMB II Palembang

Selain itu JPU meuntut agar terdakwa Huzeir dengan pidana penjara selama 1 tahun dikurangi masa penahanan selama menjalani persidangan, serta menyatakan barang bukti berupa 1 Unit HP merk Samsung warna Hitam isi percakapan transaksi narkoba, serta 1 paket narkotika jenis shabu seberat 0,142 gram, 1 buah pirek kaca, 1 buah set alat penghisap sabu dirampas untuk dimusnahkan.

Penangkapan terdakwa bermula dari pengembangan kasus jual beli narkoba bernama Herman, tertangkapnya Herman (berkas terpisah) yang dilakukan oleh petugas BNNP Sumsel pada bulan Juli 2019.

Dari pengembangan, didapati didalam HP Herman adanya nomor terdakwa Huzeir yang diakui oleh Herman bahwa terdakwa Huzeir memesan narkotika dan terdakwa meminta diantarkan ke Rian Cottage Jl Perindustrian Palembang.

Baca:  Pengrusakan APK di Lahat Semakin Membabi Buta

Bahwa kemudian anggota BNNP Sumatera Selatan membawa Herman menemui terdakwa untuk mengantarkan 1 (satu) paket narkotika jenis sabu dengan berat 0,142 (nol koma satu empat dua) gram yang dipesan oleh terdakwa dan saat bertemu dengan terdakwa di garasi Hotel Rian Cottage, langsung dilakukan penangkapan terhadap terdakwa.

Setelah dilakukan penggeledahan oleh petugas BNNP di garasi Hotel Rian Cottage, lalu dari kotak salon Orgen RD didapati 1 (satu) buah pirek kaca yang berisikan narkotika jenis sabu dengan berat 0,022 (nol koma nol dua dua) gram dan 1 (satu) set alat hisap sabu yang terbuat dari tutup botol air mineral berwarna biru yang tersambung pipet plastik sebanyak 2 (dua) lubang.

Dari pengakuan terdakwa Huzeir, bahwa terdakwa sudah lebih kurang satu tahun membeli narkotika jenis sabu dari Herman dan kadangkala terdakwa hanya meminta sebagai kompensasi agar Herman diperbolehkan berjualan narkotika di Hotel Rian Cottage.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Banjir Bandang di Empat Lawang Putuskan Dua Jembatan

Palembang, BP Dua jembatan di Kabupaten Empat Lawang, putus akibat diterjang banjir bandang, Sabtu, (25/1) . Dua jembatan tersebut berada ...