Home / Headline / Okta Babak Belur Hajar Massa

Okta Babak Belur Hajar Massa

Poto: Okta Setiadi (29) terpaksa mendekam di sel tahanan Polsek Sako setelah tertangkap massa setelah gagal melakukan aksi jambret di Jalan Ganda Subrata, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Sako Palembang, Senin (30/12).

Palembang, BP

Okta Setiadi (29) terpaksa  mendekam di sel tahanan Polsek Sako setelah tertangkap  massa setelah gagal melakukan aksi jambret di Jalan Ganda Subrata, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Sako Palembang, Senin (30/12).

Informasi yang dihimpun, korban Marlina (27) berboncengan sepeda motor melintas di lokasi kejadian dipepet oleh pelaku dari arah belakang yang juga mengendarai sepeda motor dan langsung menarik kalung emas dari leher korban.

Atas kejadian itu korban tersungkur dari sepeda motor dan karena sempat terjadi tarik menarik, pelaku juga terjatuh. Warga yang melihat kejadian itu langsung mengepung dan menghajar pelaku hingga babak belur.

Beruntung pelaku dapat diselamatkan dari amukan massa oleh anggota Polsek Sako Palembang yang melintas di lokasi kejadian. Selanjutnya tersangka dan barang bukti satu unit sepeda motor Honda Beat BG 2890 ACO langsung diamankan guna pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Sako AKP Rizka Aprianti didampingi Kanit Reskrim Iptu Yundri mengatakan, dalam aksi tersebut pelaku beraksi sendirian dan terjatuh dari sepeda motor sehingga dapat diamankan warga setempat bersama anggota yang sedang melakukan giat patroli.

“Pelaku sempat menjadi sasaran amuk massa warga dan dapat diselamatkan anggota. Saat ini tersangka masih dalam pemeriksaan lebih lanjut karena diduga masih ada aksi lain yang melibatkan pelaku,” kata Rizka, Kamis (2/1).

Rizka menambahkan, atas perbuatan tersebut tersangka akan dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dan terancam hukuman tujuh tahun penjara.

Sementara itu tersangka Okta warga Jalan Kapten Robani Kadir, Kelurahan Talang Putri, Kecamatan Plaju yang sehari-hari berprofesi sebagai sopir mobil boks ini mengaku baru kali pertama melakukan aksi jambret setelah melihat korban yang berkendara sepeda motor memakai kalung emas.

“Waktu itu mau ke tempat kawan, lihat korban bawa motor lambat, waktu mau saya potong ternyata pakai kalung emas, jadi langsung saya tarik. Karena memang sedang butuh uang untuk biaya istri yang sedang hamil enam bulan,” katanya.#osk

 

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Melihat Aktivitas Kampung Tangguh Tangkal Covid-19 di Muba: Warga Kompak Saat Pandemi, Kelola Pangan Lokal

Sekayu, BP–Lahan seluas 1,5 hektar terhampar luas di Perumnas Kelurahan Balai Agung, Kecamatan Sekayu. Tanaman pangan lokal diantaranya Jagung, Cabai, ...