Home / Headline / Petani Macang Sakti Panen Buah Naga

Petani Macang Sakti Panen Buah Naga

Muba, BP–Petani Macang Sakti, Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) bersama OIM ConocoPhillips Lahmuddin dan rombongan memanen buah naga, di kebun percontohan yang berada di Desa Macang Sakti, Senin (23/12/2019) siang.
Kebun percontohan ini merupakan program Local Business Development (LBD) milik ConocoPhillips yang bekerjasama dengan Dompet Dhuafa Sumatera Selatan.
Dengan didampingi Asron, petani buah naga yang sukses dari Prabumulih dan Pimpinan Cabang DD Sumsel Kusworo Nursidik, OIM ConocoPhillips Lahmuddin bersama rombongan, satu persatu memetik buah naga yang sudah matang. Buah naga yang rata-rata punya berat 1/2 kg ini pun, langsung dikupas dan dinikmati langsung di dalam kebun.
Beberapa buah naga lain hasil panen langsung dibuat jus, untuk makan siang bersama rombongan Conochophillips, DD Sumsel dan petani Macang Sakti.
Begitu juga dengan ikan patin yang menjadi salah satu menu hidangan, di panen dari kolam, yang juga merupakan hasil dari Pogram LBD milik Conocophillips sendiri.
Dalam kesempatan ini, pihak ConocoPhillips memasang plang kelompok budidaya ikan dan buah naga di Desa Macang Sakti, dengan nama Macang Bakti Jaya Makmur.
OIM ConocoPhillips Lahmuddin usai panen buah naga dan pemasangan plang, mengaku sangat puas dengan hasil kebun buah naga dan juga kolam ikan di Macang Sakti. Itu artinya, program LBD ConocoPhillips bisa berjalan dan membantu petani setempat.
“Tapi, yang terpenting dari program LBD ini bisa membantu warga dan mereka juga punya keinginan serta ketertarikan untuk membangun bisnis dari hasil kebun buah naga,” ujarnya.
Petani dari Macang Sakti juga haus akan pengetahuan atau tekhnik cara bertanam buah naga. Mereka mau belajar dari salah satu petani asal Prabumulih yang lebih dulu berhasil.
“Kegiatan sharing bersama petani yang lebih dulu berhasil sangat bagus sekali. Jadi petani kita bisa termotivasi untuk lebih giat lagi guna menghasilkan produksi buah lebih banyak,” ucapnya.
Mewakili petani Macang Sakti, Saat mengucapkan terima kasih kepada ConocoPhillip dan Dompet Dhuafa Sumsel yang telah memilih desanya sebagai sasaran dari Program LBD.
“Program ini sangat membantu kami petani, kami harapkan tidak sampai di sini. Tapi terus berlanjut,” katanya.
Warga pun menyampaikan ucapan terimakasih kepada pendamping, yang selama ini telah bersedia membagi ilmunya dalam menanam buah naga.
Staf Ekonomi DD Sumsel Herlambang Triatmodjo menjelaskan lebih jauh, jika program dari ConocoPhillips bekerjasama dengan DD Sumsel mencakup tiga bidang yakni perekonomian, pendidikan dan keagamaan.
LBD sendiri adalah program dari ConocoPhillips untuk membantu mengembangkan perekonomian warga. Bentuknya adalah bantuan budidaya ikan dan pertanian.
Dalam hal ini, tiga desa yang menjadi pelaksanaan program LBD adalah Desa Sukamaju Kecamatan Babat Supat, Desa Macang Sakti Kecamatan Sang Desa, dan Desa Lubuk Bintialo Kecamatang Batang Hari Leko.
Di ketiga wilayah ini, pendampingan dilakukan untuk budidaya ikan lele, patin, pertanian sayur-sayuran dan buah-buahan.
Untuk budidaya ikan, bantuan yang diberikan mulai dari bibit sampai dengan pendampingan pembuatan atau perawatan kolam dan ikan. Begitu pun dengan pertanian, mulai dari pemberian bibit seperti buah naga, sawo, mangga harum manis dan juga bantuan bercocok tanam sayur-sayuran.
Sebelumnya, DD Sumsel juga telah menyalurkan pupuk NPK da dolomite, hormone jimmy hantu untuk tanaman buah naga.
Salah satu desa program LBD yakni Desa Macang Sakti, penerima manfaat buah-buahan berjumlah 80 KK dengan pembagian (80 Mangga, 60 Jambu, 60 sawo). Dalam satu dusun, 20 KK yang menjadi penerima manfaat.
Sementara untuk penerima manfaat buah naga di Desa Macang Sakti, berjumlah 63 KK dengan jumlah bibit naga yang diberikan 5 tiang x 4 batang = 20 bibit masing-masing KK.
Total bibit buah naga yang disalurkan 1.260 batang atau 315 tiang pohon buah naga.
Sementara untuk penerima manfaat buah naga di Desa Lubuk Bintialo berjumlah 20 KK dengan jumlah bibit yang diberikan 10 tiang x 4 batang = 40 bibit masing-masing KK.
“Total bibit buah naga yang disalurkan 800 batang atau 200 tiang pohon buah naga,” jelasnya. #rel

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Puji SMKN 3, Kadisdik Sumsel Sebut Kasek Harus Bisa ‘4G dan Mikir’

Palembang, BP–Tak bisa dipungkiri, lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) mayoritas lulusan bermuara pada dunia usaha dan dunia industri (Du-Di). Peran ...