Home / Headline / Ketua DPD RI: Swasta Penggerak Utama Roda Ekonomi

Ketua DPD RI: Swasta Penggerak Utama Roda Ekonomi

Ketua DPD RI Lanyalla Mattalitti

Surabaya, BP–Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur LaNyalla Mahmud Mattalitti mengatakan, swasta merupakan penggerak utama roda ekonomi nasional dan daerah. Sehingga tidak boleh ada daerah, tingkat provinsi maupu kabupaten/kota mempersulit investasi sektor swasta.
“Ekonomi biaya tinggi di sektor perizinan harus dihilangkan. Tingkatkan kemudahan berusaha. Jika swasta sehat, daerah atau kota tersebut ekonominya pasti juga sehat. Pemerintah hanyalah pemberi stimulus melalui APBD dan kebijakan,” ujar LaNyalla di sela-sela pelantikan kepengurusan Kadin Kota Surabaya, Selasa malam (17/12).
Menurut LaNyalla, dengan kolaborasi yang harmonis antara swasta sebagai pelaku ekonomi dan pemerintah kota sebagai pemangku kebijakan, Surabaya akan lebih siap menghadapi tantangan perlambatan ekonomi yang diprediksi terjadi pada beberapa tahun ke depan.
Upaya memberi perhatian kepada sektor swasta, kata dia, juga selaras dengan pesan Presiden Joko Widodo yang menginginkan swasta berperan lebih besar menggerakkan ekonomi nasional.
“Kolaborasi pemerintah daerah dan swasta itu wajib, karena APBD itu porsinya hanya 5-10 persen PDRB. Artinya, swasta jauh lebih berperan menggerakkan ekonomi. Makanya jangan ada lagi daerah yang alergi kepada swasta, tidak boleh alergi kepada dunia usaha,” jelas Ketua DPD RI tersebut.
LaNyalla menyarankan, Pemkot Surabaya perlu memberi perhatian dan fasilitasi yang maksimal kepada dunia usaha dan dunia industri, terutama pelaku ekonomi kelas menengah ke bawah, untuk bersama menghadapi tantangan ekonomi ke depan.
Dia berpesan kepada Kadin Surabaya untuk terus mencari jalan kreatif dan inovatif demi memajukan ekonomi daerah.
“Saya lihat, dewan pengurus Kadin Kota Surabaya kali ini banyak diisi oleh para pengusaha muda dari kalangan milenial. Pasti akan lebih kreatif dan inovatif. Sehingga lebih siap menyongsong era disrupsi teknologi yang mau tidak mau harus kita hadapi,” paparnya.
LaNyalla juga mengapresiasi tagline “Berdaya Bersama” yang diusung Kadin Kota Surabaya 2019-2024 menunjukkan cita-cita untuk mencapai keberhasilan melalui aksi kolaborasi.
“Pilihan tagline itu menunjukkan kesadaran yang tinggi dari dewan pengurus Kadin Surabaya tentang apa harus dilakukan dalam menghadapi situasi ekonomi saat ini. Di zaman sekarang ini, kuncinya adalah kolaborasi. Kompetisi sudah usang. Justru kita perlu banyak kolaborasi untuk mengembangkan ekonomi daerah, untuk berdaya bersama-sama,” paparnya.#duk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

20 April, DPRD Sumsel Gelar Paripurna Melalui Teleconprence

Palembang, BP DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) akan menjadwalkan rapat paripurna melalui teleconfrence, meski di tengah ancaman penyebaran virus Covid-19/ ...