Home / Headline / Memprihatinkan! 37 Tahun SDN 213 Tak Punya Lapangan

Memprihatinkan! 37 Tahun SDN 213 Tak Punya Lapangan

Suasana siswa bermain bola di halaman yang penuh rumput dan berlumpur SD Negeri 213 Palembang.

Palembang, BP–Sungguh sangat memprihatinkan, mungkin kalimat itu cocok untuk menggambarkan kondisi di SD Negeri 213 Palembang.

Bagaimana tidak, sejak berdirinya sekolah pada 1982 lalu, sekolah yang berada di sudut Sungai Musi, Kawasan Tanah Malang, Kelurahan Keramasan, Kertapati ini tak punya lapangan yang bisa dimanfaatkan untuk berolahraga maupun upacara bendera setiap hari Senin, layaknya sekolah pada umumnya.

Pihak sekolah mengaku sudah berupaya mengajukan pembangunan lapangan gantung, namun tampaknya tak ada respon sehingga potret miris itu pun menyisakan rasa prihatin.

Kepala SDN 213 Palembang Parsi SPd SD mengatakan bahwa diakui sejak berdiri sekolah pada 1982 pihak Pemerintah belum membuat lapangan gantung, karena halaman kerap terisi air dan lumpur bekas pasang sungai musi.

“Sudah diajukan permohonan ke Dinas Pendidikan, tapi belum ada realisasinya. Gimana lagi, kasihan anak-anak,”ujarnya, Selasa (17/12).

Ia menambahkan, kondisi ini pun sangat sulit dan tak maksimal dalam proses belajar mengajar, karena selain tak bisa manfaatkan halaman untuk olahraga dan ekstrakurikuller dan ajang kreatifitas lain upacara pun tak bisa.

“Mungkin dalam setahun kami hanya sebulan atau empat kali bisa upacara dan olaharaga di halaman sekolah, lainnya tak bisa karena ada air sungai musi,”sesalnya.

Ia berharap kondisi ini tak berlarut-larut dan segara ditindak lanjuti agar memaksimalkan proses belajar siswa.

Juwita Margareta, salah satu siswa SDN 213 Palembang mengaku sudah tak ingat lagi kapan terakhir upacara karena sudah lama tak diselenggarakan.

“Iya lama gak upacara, olahraga nya jauh ke halaman rumah masyarakat,” ucapnya.

Ia berharap pihak Pemerintah Kota Palembang bisa membangun lapangan sebagaimana layaknya sekolah yang bisa upacara dan berolahraga.

“Ini gimana mau upacara, mau olahraga, halaman nya sering ada air dan kotor,” sesalnya.

Sementara itu dikatakan Ketua RT 18 RW 04 Kelurahan Keramadan Kecamatan Kertapati Palembang, Tanzili mengatakan bahwa SDN 213 merupakan SD di wilayahnya yang memang kondisinya cukup prihati.

“Karena selain RT saya juga wali murid. Anak saya sekolah disini. Masyarakat sudah banyak mengeluh karena sekolah disino tak punya lapangan. Kami berharap pemerintah bisa merespon kondisi ini karena bagaimana pun anak penerus bangsa yang harus belajar dengan layak,” jelasnya. #sug

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Suami di Bui, Istri Dilaporkan Selingkuh

Palembang, BP KA (60) warga Kelurahan 12 Ulu Kecamatan Seberang Ulu (SU) II Palembang melaporkan menantunya ke Sentra Kepolisian Terpadu ...