Home / Headline / Lerai Perkelahian, JP Jadi Korban Pengeroyokan

Lerai Perkelahian, JP Jadi Korban Pengeroyokan

BP/IST
Korban JP saat melapor ke Polrestabes Palembang, Selasa (17/12).

Palembang, BP

Saat melerai perkelahian teman yang dikeroyok, malah membuat JP (14) warga Jalan Swadaya, Lorong Terpadu, Kelurahan Srijaya, Kecamatan Alang-alang Lebar (AAL) menjadi korban pengeroyokan oleh RN (14) bersama tiga temannya, Senin (16/12) sekitar pukul 12.00.

Kejadian tersebut terjadi di lapangan futsal salah satu sekolah yang beralamat di Jalan Srijaya, dekat Museum Bala  Putera Dewa, Kelurahan Srijaya, Kecamatan AAL. Akibatnya, JP mengalami luka memar di bagian belakang telinga sebelah kiri dan luka lecet di bagian leher, kemudian saat ini JP dirawat di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Palembang.

Baca:  Ingin Jalan Provinsi Mulus, DPRD Sumsel Belajar Dengan Jateng

Tidak terima anaknya menjadi korban pengeroyokan RM bersama teman-temannya, orang tua JP lantas mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Kepolisian Resor Besar (Polrestabes) Palembang, Selasa (17/12) guna membuat laporan polisi.

“Saya tidak terima anak saya dikeroyok, padahal niatnya baik untuk memisahkan mereka. Tapi malah anak saya jadi korban pengeroyokan yang dilakukan R bersama teman-temannya,” ujarnya.

Baca:  Semua Daerah Penyelenggara Pilkada Rawan Konflik

Menurut keterangan, anaknya waktu kejadian berniat memisahkan temannya RI (14) yang dikeroyok RN bersama teman-temannya di Tempat Kejadian Perkara (TKP). “Mungkin dia (RN, red) tidak senang dengan anak saya yang melerai aksi pengeroyokan tersebut,” katanya.

“Akibat kejadian itu anak saya harus dirawat intensif di RS Bhayangkara Palembang, atas kejadian itu pula saya melaporkan dia bersama temannya yang telah melakukan aksi pengeroyokan,” katanya.

Baca:  Anggota Komisi III DPRD OI Bersama Bupati Lepas Perlombaan Perahu Bidar

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Yon Edi Winara membenarkan kalau anggotanya sudah menerima laporan polisi mengenai pengeroyokan terhadap anak.

“Laporan sudah diterima anggota piket kita, untuk selanjutnya laporan polisi ini akan ditindaklanjuti oleh unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes,” katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Putus Mata Rantai, Tim Satgas Covid-19 OKU Gelar Sosialisasi

Baturaja, BP–Untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19, Bupati OKU Drs H Kuryana Azis menggelar rapat rakor Pemantapan ...