Home / Headline / Security Babak Belur Dihajar Warga

Security Babak Belur Dihajar Warga

BP/IST
Seorang pria yang bekerja sebagai security atau petugas keamanan di salah satu perusahaan yang ada di Jalan Jepang, Kelurahan Srimulya, Kecamatan Sematang Borang Palembang menjadi korban pengeroyok warga.

Palembang, BP

Seorang pria yang bekerja sebagai security atau petugas keamanan di salah satu perusahaan yang ada di Jalan Jepang, Kelurahan Srimulya, Kecamatan Sematang Borang Palembang menjadi korban pengeroyok warga.

Baca:  Pesan Untuk Mahasiswa “Aku Memilih Jalan Ini”

Pengeroyokan yang dilakukan warga terhadap M. Nur Syawaludin (30) itu, diduga terkait adanya masalah lahan yang belum diselesaikan.

“Kejadiannya kemarin, Kamis (12/12) siang sekira pukul 10.15, datang belasan orang ke perusahaan tempat saya bekerja. Mereka minta ganti rugi lahan oleh perusahaan tempat saya bekerja,” kata Nur saat melapor ke SPKT Polrestabes Palembang, Jumat (13/12).

Baca:  Indomaret Disambangi Bandit

Menurut Nur, saat itu dirinya yang sedang sendirian mencoba menenangkan massa. Namun massa yang beringas menganiaya hingga babak belur. “Saya bilang, tenang dan jangan anarkis. Silakan bicara baik-baik. Namun mereka malah mengeroyok saya,” kata Nur.

Akibat pengeroyokan tersebut, Security itu mengalami memar dan luka di kening, pipi, hidung, bibir dan leher. “Dada saya juga terasa sakit dan agak sulit bernafas,” keluhnya.

Baca:  KOPZIPS: Selamat Berjumpa Kembali Tamu Ziarah Kubro

Sementara, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Kepala SPKT, AKP Heri membenarkan adanya laporan penganiayaan tersebut. “Laporan sudah kami terima dan segera ditindaklanjuti unit Reskrim,” katanya.#osk

 

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Fraksi PKS Gulirkan Pansus Jiwasraya  

Jakarta, BP–Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F PKS) DPR RI menggulirkan pembentukan Pansus Jiwasraya dan Hak Interpelasi kenaikan iuran BPJS, khususnya ...