Home / Headline / Uang Cat 3,9 Miliar Digelapkan, Minda Terancam Lima Tahun Penjara

Uang Cat 3,9 Miliar Digelapkan, Minda Terancam Lima Tahun Penjara

BP/IST
Penyidik Subdit II Harda Ditreskrimum Polda Sumsel melimpahkan tersangka Minda Tri Marwan beserta barang bukti ke Kejaksaan Tinggi Sumsel Kamis (12/12).

Palembang, BP

Penyidik Subdit II Harda Ditreskrimum Polda Sumsel melimpahkan tersangka Minda Tri Marwan beserta barang bukti ke Kejaksaan Tinggi Sumsel Kamis (12/12). Pelimpahan tersangka dan barang bukti tahap dua ini setelah berkas perkaranya dinyatakan lengkap atau P21.
Minda Tri Marwan merupakan tersangka penggelapan dalam jabatan sebagai bendahara PT Bandar Trisula yang menyebabkan kerugian keuangan PT Bandar Trisula mencapai Rp 3,9 miliar yang dilaporkan Giyanto perwakilan PT Bandar Trisula pada Selasa 23 Juli 2019 lalu.
Kasubdit Penmas Polda Sumsel AKBP Ali Ansori membenarkan penyidik Subdit II Harda Ditreskrimum Polda Sumsel menyerahkan tersangka Minda Tri Marwan beserta barang bukti ke Kejaksaan Tinggi Sumsel. Minda Tri Marwan tersangka kasus penggelapan dalam jabatan sebagai bendahara PT Bandar Trisula yang merugikan keuangan PT Bandar Trisula mencapai Rp 3,9 miliar.
“Hari ini setelah berkas perkaranya lengkap, tersangka dan barang bukti diserahkan tahap dua ke Kejaksaan Tinggi untuk menunggu proses persidangan,” katanya.
Sebelumnya penyidik Subdit II Harda Ditreskrimum Polda Sumsel telah menetapkan Minda Tri Marwan sebagai tersangka dan tersangka dilakukan penahanan oleh Penyidik.
Modus operandi yang digunakan tersangka dalam menggelapkan uang perusahaan dengan menggunakan uang hasil penjualan produk perusahaan untuk kepentingannya pribadi. Uang yang digelapkan melalui pencarian cek bank tempat penyimpanan uang kas milik perusahaan.
Adapun kurun waktu uang perusahaan yang telah digelapkan tersangka dilakukan pada bulan Maret 2018 hingga Juli 2019 mencapai Rp 3,9 miliar lebih. Semua barang bukti yang disita merupakan bukti setor uang pendapatan perusahaan, yang kedua cek bukti penarikan uang yang dilakukan tersangka.
Selain itu beberapa rekening tabungan atas nama tersangka yang digunakan tersangka menyimpan uang hasil penggelapan uang perusahaan.
“Untuk tersangka polisi menjeratnya dengan pasal 374 KUHP tentang penggelapan dalam jabatan yang ancaman hukuman diatas lima tahun penjara,” katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Nasihin Masha, Anggota DK PWI Pusat Gantikan Teguh

  Jakarta, BP Wartawan senior dan mantan Pemimpin Redaksi Harian Republika Rabu ( 1/7 ) ditetapkan sebagai Anggota Dewan Kehormatan ...