Home / Headline / Pembunuhan di Rian Cafe, Paridi Bunuh Aan dengan Obeng

Pembunuhan di Rian Cafe, Paridi Bunuh Aan dengan Obeng

BP/IST
Kasus meninggalnya Aan Yohnizer tamu di Rian Cafe Palembang dipicu masalah hutang. Hal ini terungkap saat dilakukan rekontruksi oleh Polsek Sukarame Palembang, Kamis (12/12).

Palembang, BP

Kasus meninggalnya Aan Yohnizer tamu di Rian Cafe Palembang dipicu masalah hutang. Hal ini terungkap saat dilakukan rekontruksi oleh Polsek Sukarame Palembang, Kamis (12/12).
Dalam rekonstruksi tersebut ada sekitar 28 adegan yang diperagakan pelaku. Dalam rekonstruksi yang menghadirkan 7 saksi dan istri korban Aan Yohnizer (34) tamu Rian Cafe warga Jalan Sekojo Ujung Palembang terlihat jelas awal kejadian dengan tersangka Paridi (35) warga Jalan Sosial.
Rekonstruksi bermula saat tersangka Paridi datang dan bertemu dengan temannya yang juga saksi untuk transaksi narkoba. Selanjutnya pelaku mengadakan pesta narkoba jenis sabu di salah satu ruangan.
Tak lama kemudian korban datang dengan beberapa temannya, namun karena merasa tidak nyaman dan terganggu atas kedatangan korban,  tersangka pindah ruangan bersama teman wanitanya.
Namun sebelum pindah ruangan Paridi sempat menagih hutang kepada Rendi (DPO) namun tidak dibayar.
Tidak lama kemudian Paridi kembali lagi menemui Rendi untuk menagih hutang, dan terjadilah cekcok antara Paridi dan Rendi sehingga teman Rendi yang menyaksikan peristiwa tersebut ikut membantu sehingga Paridi dikeroyok Rendi,  Aan dan temannya Mr. X (DPO).
Aan dan Rendi memukul Paridi menggunakan tangan sedangkan Mr X memukul  pakai botol minuman, karena terdesak dan dikeroyok akhirnya Paridi mengeluarkan obeng yang sebelumnya telah disiapkannya dari dalam tas kecil yang dibawahnya.
Setelah itu Paridi menusukkan obeng yang ujungnya telah diruncingkan dan mengenai perut Aan (korban) sebanyak  dua kali. Kemudian Paridi  berusaha melarikan diri menggunakan motor namun dikejar korban menggunakan botol gelas minuman.
Bahkan korban sempat melempar korban menggunakan botol dan mengenai badan tersangka namun tetap berhasil melarikan diri.
Tak lama setelah itu korban terjatuh di lantai bersimbah darah namun meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan.
Kasus pembunuhan yang terjadi di Rian Cafe km 8 Palembang terjadi (27/9) lalu beberapa hari kemudian tersangka menyerahkan diri ke Polsek Sukarame Palembang.
Kanit reskrim Iptu Hermansyah usai rekontruksi mengatakan “Tersangka menperagakan 28 adegan 7 saksi di hadirkan 2 saksi DPO dikarenakan  melarikan diri peran Saksi menggunakan peran pengganti,” katanya.
“Rekontruksi yang saat ini  kita lakuka adalah versi dari tersangka dan keterangan saksi-saksi,” katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Muara Medak Sulap Lidi Kelapa Sawit Jadi Piring

Sekayu, BP–Lowongnya aktivitas setelah disibukkan dengan kegiatan di rumah tidak membuat kalangan emak-emak di Dusun Muara Medak Kecamatan Bayung Lencir ...