Home / Headline / Pastikan Bonus Atlet Cair Sebelum Tahun Baru, Pelatih Diminta Sabar

Pastikan Bonus Atlet Cair Sebelum Tahun Baru, Pelatih Diminta Sabar

Suasana malam penganugerahan insan olahraga yang berprestasi pada Porprov II Prabumulih di Ballroom Hotel Swarna Dwipa Palembang.

Palembang, BP–Pemerintah Kota Palembang berkomitmen untuk memberikan bonus bagi para atlet berprestasi pada multievent olahraga bergengsi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII di Kota Prabumulih pada 16-26 November 2019.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Palembang Ahmad Zazuli memastikan bonus atlet peraih medali dipastikan akan cair ke rekening atlet sebelum akhir bulan sebelum tahun baru. Sedangkan untuk pelatih, pihak Dispora Kota Palembang meminta bersabar lantaran akan diberikan pada tahun 2020.

“Pelatih sebenarnya sudah kita anggarkan tahun 2020. Untuk tahun ini karena ketersediaan anggaran kita terbatas jadi rencana kita sudah bicarakan dengan Sekda,” ujar Ahmad Zazuli usai malam penganugerahan insan olahraga yang berprestasi pada Porprov II Prabumulih di Ballroom Hotel Swarna Dwipa Palembang, Senin (10/12) malam.

Ia pun menampik adanya isu pelatih tidak dibayar namun hanya ada miss komunikasi saja yang terjadi.

“Itu hanya miss komunikasi saja kita jiga sudah bicarakan dengan KONI karena keterbatasan anggaran jadi kami anggarkan tahun depan,” ungkap dia.

Baca:  Tenis Palembang Incar Tiga Keping Emas

Untuk pelatih kata dia, dianggarkan tak terlalu besar yakni total sekitar Rp700 juta.

Lanjut dia, untuk tahun ini pemerintah kota Palembang menganggarkan dana sebesar Rp3,25 miliar untuk bonus para atlet dalam ajang Porprov 2019 kemarin.

“Ya, kita anggarkan dana ini untuk para atlet peraih emas, perak dan perunggu baik perorangan maupun per tim,” jelas dia.

Katanya, untuk kategori perorangan peraih emas mendapatkan Rp15 juta, perak Rp12,5 juta dan perunggu Rp10 juta.

Sedangkan untuk beregu, masing-masing peraih emas Rp40 juta, perak Rp 30 juta dan Perunggu Rp20 juta.

“Proses pencairan akan langsung masuk ke rekening masing-masing para atlet. Jika seluruh administrasi selesai lewat bank sehingga langsung masuk,” jelas dia.

Kata dia, untuk bonus ini tak ada pajak atau potongan lain karena ini adalah bonus bukan honor.

“Jadi semua terima bersih yang akan diterima. Kita targetkan akhir tahun ini pembayaran ini sudah selesai,” jelas dia.

Baca:  Jelang Porprov, Kebutuhan Atlet Segera Dituntaskan

Tambahnya, pemberian bonus ini sebagai bentuk perhatian pemerintah kota Palembang untuk para atlet yang telah berjuang.

“Walaupun hanya juara 2 tapi kita tetap bangga dan berharap nanti kedepan akan lebih baik lagi,” ungkap dia.

Ditambahkan Ketua KONI Palembang, Suparman Roman mengatakan secara teknis untuk bonus atlet ini pihaknya serahkan kepada Dispora Kota Palembang.

Ia mengatakan bonus ini ada peningkatan yang signifikan dibandingkan pada Porprov ke XI. “Kalau di porprov ke XI lalu peraih emas hanya dapat Rp12 juta dan ini saat ini menjadi Rp15 juta,” jelas dia.

Untuk bonus kepada para atlet ini total sekitar hampir Rp4 miliar yang diberikan kepada 75 peraih emas, 82 perak dan 83 perunggu. “Dengan bonus ini dapat menambah motivasi bagi para atlet kita,” jelas dia.

Bahkan, kata dia walaupun kota Palembang hanya juara 2 tapi bonus kepada atlet lebih besar dari pada sang juara.

“Kita sayangkan kepada para atlet yang eksodus ke tempat lain yang diiming-imingi dengan bonus besar. Tapi ini tak kita sesalkan karena kita akan membina atlet-atlet yang loyalitas, setia dan tidak mengukur sebatas materi,” tegasnya.

Baca:  Dari Atlet Hijrah Hingga Minim Anggara, KONI Palembang Tetap Pertahankan Juara Umum Porprov

Karena itu, pihaknya akan membina para atlet ini dengan cabor-cabor unggulan kita.

Terkait, bonus pelatih ia mengatakan memang sedikit ada miss komunikasi namun pihaknya sudah membicarakan hal ini.

“Untuk pelatih ini kita komporni. Kalau KONI yang kelola formatnya jelas, pengurus cabor yang juara umum dapat yang melekat juga kepada para pelatih,” jelas dia.

Namun, karena tahun ini dikelola pemerintah kota melalui Dispora mereka melihatnya berdasarkan acuan regulasi, dasar hukum. Sedangkan kalau KONI melihat ini sebagai kebijakan sepanjang itu kepentingan pelatih, atlet dan cabor.

“Namun kita akan koordinasi lagi tapi kita memang sayangkan ini karena alokasi anggaran sudah ada tapi terbentuk regulasi sehingga tak bisa dibagikan. Tapi kita akan koordinasikan lagi,” bebernya.

Ia mengatakan merekomendasi totak untuk bonus pelatih yakni Rp700 juta untuk 98 pelatih yang ada. “Tapi kita minta dibedakan bagi pelatih yang berhasil mengantarkan atletnya mendapatkan emas, perak dan perunggu jangan sampai dipukul rata,” pungkasnya. #sug

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Suami di Bui, Istri Dilaporkan Selingkuh

Palembang, BP KA (60) warga Kelurahan 12 Ulu Kecamatan Seberang Ulu (SU) II Palembang melaporkan menantunya ke Sentra Kepolisian Terpadu ...