Home / Headline / Anggaran Penimbunan  Dan Pemagaran Lahan Komplek Gedung Pemerintah  Provinsi Baru Dialihkan  

Anggaran Penimbunan  Dan Pemagaran Lahan Komplek Gedung Pemerintah  Provinsi Baru Dialihkan  

BP/DUDY OSKANDAR
Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sumsel  MF Ridho

#MF Ridho: Harusnya Diwacanakan Dan Dilakukan  Pemaparan Di DPRD Sumsel Paling Tidak Setahun

 Palembang, BP

 Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) MF Ridho mengatakan,  pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara KUA dan PPAS APBD Sumsel Tahun 2020  di Komisi IV DPRD Sumsel salah satu yang dibahas masalah anggaran di Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Sumsel.

“Kami melaporkan intisari hasil pembahasan KUA-PPAS APBD Sumsel tahun 2020  di Komisi IV yang pelaksanaan  pembahasannya  melalui  hasil badan musyawarah  dan hasil rapat pimpinan terhadap perubahan jadwal kegiatan dari tanggal 15 November sampai 4 Desember bersama mitra kerja,” kata Ridho dalam rapat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara KUA dan PPAS APBD Sumsel Tahun 2020 di ruang banggar, DPRD Sumsel, Kamis (5/12).

Baca:  Bawa Aspirasi Rakyat, Anggota DPRD Haryata Fokuskan Perbaikan Infrastruktur

Berdasarkan hasil pembahasan  dan pertanyaan  serta dinamika dalam Komisi IV DPRD Sumsel menurut politisi Partai Demokrat ini terdapat beberapa kegiatan  yang tidak terencana dengan baik, hal ini  bisa dilihat  dari anggaran tahun  2019  sebesar Rp1,1 miliar  dan tahun 2020 meningkat menjadi Rp248 miliar.

“ Yang notabene banyak kegiatan-kegiatan  yang bukan termasuk kegiatan yang menyentuh dan bermanfaat bagi masyarakat serta senapas dengan RPJMD tahun kedua  sebagai salah satu contoh site development berupa penimbunan  dan pemagaran lahan didaerah Kramasan dimana ini dipersiapkan untuk pembangunan komplek Gedung Pemerintah  Provinsi yang baru,” kata Ridho.

Baca:  Palembang Gelar Konser  Hari Musik Nasional 9 Maret 2019 "No Drug No Ecstasy"

Seharusnya menurut Ridho rencana besar seperti ini hendaknya di dahului dengan diwacanakan dengan DPRD Sumsel selanjutnya dilakukan pemaparan dihadapan rapat paripurna DPRD Sumsel paling tidak setahun sebelumnya.

“Bahkan bukan tiba-tiba muncul dianggarkan pada tahun 2020 dalam kesempatan ini , ini banyak perhatian dan pertanyaan –pertanyaan, maka dari  itu  komisi IV melakukan efisiensi terhadap anggaran belanja langsung dengan beberapa item salah satu yang kami sebutkan tadi, namun nominalnya jumlahnya Rp206 miliar dan 206 miliar dari Rp206 miliar ini  kami rincikan Rp107 miliar ini untuk penimbunan  dan pemagaran lahan didaerah Kramasan dimana ini dipersiapkan untuk pembangunan komplek Gedung Pemerintah  Provinsi yang baru, anggaran tersebut  kami alihkan ke program PU Bina Marga yang kami harapkan dapat menuntaskan jalan provinsi karena ini prioritas dan senapas dengan RPJMD tahun 2020 dan juga menjadi catatan kami,” katanya.

Baca:  Prabowo: Rakyat Mendambakan Pemimpin Yang Setia Kepada Rakyat

Namun menurut Ridho pihaknya belum melakukan eksekusi terkait dengan program PU Bina Marga Sumsel ini pihaknya memberi kesempatan kepada dinas untuk mencari dasar hukum yang kuat jangan sampai menjadi persoalan di kemudian hari terhadap rancangan kegiatan pada tahun 2020 itu terdapat 33 titik kegiatan yang semuanya adalah kewenangan kabupaten yang rata-rata jika dilihat kegiatan tersebut minimal diangka Rp10 miliar, dari APBD Provinsi  satu satu kegiatan membangun jalan kabupaten tersebut.

“Rp107 miliar ini perlu kami tambahkan  ke Dians PU Bina Marga untuk meningkatkan jalan provinsi bukan meningkatkan jalan kabupaten,” katanya.#osk

 

 

 

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Polda Sumsel Gelar giat Jumat Barokah

Palembang, BP Giat Jumat Barokah Polda Sumsel yang kali ini mengambil lokasi di jln. Fiqih Usman RT 17,18 dan 19 ...