Home / Headline / Simpan Sabu di Anus, Divonis 12 Tahun

Simpan Sabu di Anus, Divonis 12 Tahun

BP/IST
 Kasus penyelundupan dua kapsul sabu seberat 92,92 gram yang disimpan dalam anus pada 31 juli lalu, membuat  Andi Wibowo (34) warga Kota Batam itu dihukum 12 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider empat bulan kurungan dalam persidangan di Pengadilan Negeri Palembang, Rabu (4/12).

Palembang, BP

Kasus penyelundupan dua kapsul sabu seberat 92,92 gram yang disimpan dalam anus pada 31 juli lalu, membuat  Andi Wibowo (34) warga Kota Batam itu dihukum 12 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider empat bulan kurungan dalam persidangan di Pengadilan Negeri Palembang, Rabu (4/12).

Baca:  SO: Caleg Nasdem Wajib Menangkan Pasangan Joko Widodo - Ma'ruf Amin

Tak hanya itu, dalam persidangan, majelis hakim yang diketuai Abu Hanifah juga menghukum dua terdakwa lain yakni Samsul (40) dan Dul Halim (59) dengan hukuman yang sama.

Menurut majelis hakim, perbuatan para terdakwa terbukti beralah tanpa hak melakukan pemufakatan jahat menjadi perantara jual beli narkotika golongan 1 bukan tanaman dengan berat lebih dari lima gram.

Baca:  Sejarah dan Budaya Sumsel Sudah Lama Di Hancurkan Oleh Orang Sumsel Sendiri

Sebagaimana perbuatan tersebut diatur dan diancam dalam Pasal 114 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat 1 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

“Bila tidak sependapat dengan putusan ini, para terdakwa maupun jaksa dapat mengajukan upaya hukum banding atau pikir-pikir,” kata Abu saat membacakan amar putusan.

Menanggapi hukuman dua tahun lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) M Purnama Sofyan, para terdakwa langsung menyatakan menerima dan putusan ini dinyatakan memiliki kekuatan hukum tetap.

Baca:  16 Orang Mendaftar Ke Bawaslu Sumsel

Seperti diberitakan sebelumnya, Andi diamankan petugas Avsec Bandara SMB II Palembang setelah turun dari pesawat Citilink yang ditumpanginya dari Bandara Hang Nadim, Batam.

Setelah dilakukan rontgen di RS Siloam ditemukan barang mencurigakan di rongga anus pelaku. Sehingga petugas meminta dokter memberikan pencahar kepada pelaku untuk mengeluarkan barang yang disembunyikan tersebut.

Usai buang air besar, ditemukan dua kapsul berisi shabu. Kemudian petugas melakukan pengembangan dan menangkap Samsul yang telah menunggu di sekitar bandara untuk mengambil narkoba pesanan terdakwa Dul Halim.

Atas keterangan Samsul, petugas kemudian mengamankan Dul Halim dari kediamannya di Desa Sungsang, Kabupaten Banyuasin. #osk

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Ketua DPD RI Terima Aduan Gubernur Lampung

Bandar Lampung, BP–Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengadukan persoalan serius di Lampung kepada Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. Aduan ...