Home / Headline / Ribuan Rokok dan Minuman Keras Senilai Rp3,6 Miliar Dimusnahkan  

Ribuan Rokok dan Minuman Keras Senilai Rp3,6 Miliar Dimusnahkan  

Poto: Rabu (4/12), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Sumatera bagian Timur (Sumbagtim) memusnahkan berbagai macam Barang Milik Negara (BMN) dan Barang yang Dinyatakan Tidak Dikuasai (BTD) seperti lebih dari 8,4 juta batang rokok ilegal berbagai merek dan 14.431 botol minuman keras (Miras) dengan cara dilindas alat berat, dibakar, serta di potong.

Palembang, BP

Kantor  (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Sumatera Bagian Timur (Sumbagtim) secara rutin melaksanakan kegiatan operasi pasar di beberapa titik wilayah pengawasan.

Melalui kegiatan operasi pasar ini, Kanwil DJBC Sumbagtim berhasil menindak rokok ilegal dan minum-minuman keras tanpa cukai dan etil alkohol. Selama tahun 2019 ini, sudah ribuan rokok dan minuman ilegal yang disita.

Rabu (4/12), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Sumatera bagian Timur (Sumbagtim) memusnahkan berbagai macam Barang Milik Negara (BMN) dan Barang yang Dinyatakan Tidak Dikuasai (BTD) seperti lebih dari 8,4 juta batang rokok ilegal berbagai merek dan 14.431 botol minuman keras (Miras) dengan cara dilindas alat berat, dibakar, serta di potong.

Baca:  Warga Gandus Tagih Janji Wawako Palembang

Kepala Kanwil DJBC Sumbagtim, Dwijo Muryono menuturkan, perkiraan nilai barang yang dimusnahkan sebesar Rp3,5 miliar dengan potensi kerugian negara mencapai Rp3,6 miliar.

“Selain rokok dan miras, kita juga memusnahkan 264 botol liquid vape ilegal, 97 Kg tembakau iris, 136 unit sex toys, 109 unit alat kesehatan, 36 unit anak panah, 12 lembar pakaian, 3 pcs kosmetik, senjata tajam14 unit airsoft gun beserta sparepart,” kata Dwijo usai pemusnahan di Kantor Pelayanan Bea Cukai Palembang, Rabu (4/13).

Dwijo menambahkan, pemisnahan BMN berupa Barang Kena Cukai Hasil Tembakau (BKC HT) ilegal tersebut berdasarkan hasil penindakan sepanjang akhir 2018 hingga sepanjang tahun 2019.

Baca:  Jalan Jendral Sudirman Harusnya   Diberlakukan Parkir Progresif

“Sepanjang tahun 2019, kita telah melakukan penindakan sebanyak 716 pelanggaran di bidang Kepabeanan dan Cukai yang terdiri dari 278 pelanggaran impor barang kiriman pos, 319 pelanggaran cukai HT, 27 pelanggaran impor umum, 67 pelanggaran impor barang penumpang, 14 pelanggaran cukai MMEA lokal, 7 pelanggaran cukai MMEA impor, 3 ekspor barang penumpang dan 1 ekspor umum,” katanya.

Penindakan tersebut, kata Dwijo, merupakan wujud sinergi antarinstansi di wilayah kerja Bea Cukai Sumbagtim, baik melalui pertukaran informasi maupun dengan melaksanakan operasi lapangan bersama-sama.

“Dari penindakan tersebut terdapat 12 kasus yang telah ditingkatkan ke proses penyidikan, 1 kasus ditangani PPNS Kanwil DJBC Sumbagtim, 4 kasus ditangani PPMS KPPBC TMP B Palembang dan 7 kasus ditangani PPNS KPPBC TMP C Jambi. Total perkiraan nilai barang sebesar Rp32 miliar dengan potensi kerugian negara mencapai Rp29 miliar,” jelasnya.

Baca:  Warga sekitar TMMD Ke 104, Kodim 0418 Palembang Juga Diberikan Arahan

Selain di Kanwil DJBC Sumbagtim dan KPPBC TMP B Palembang, lanjut Dwijo, pemusnahan BMN juga telah dilaksanakan oleh kantor pengawasan dan pelayanan di lingkungan Kanwil DJBC Sumbagtim lainnya.

“Di KPPBC TMP B Jambi sebanyak 8,6 juta batang rokok dan barang ilegal lainnya dimusnahkan dengan kerugian negara mencapai Rp3 miliar , KPPBC TMP C Pangkalpinang sebanyak 1 juta batang rokok dan barang ilegal Iainnya dimusnahkan dengan kerugian negara sebesar Rp376,4 juta. KPPBC TMP C Tanjungpandan sebanyak 12 ribu batang rokok dan barang ilegal lainnya dimusnahkan dengan kerugian negara sebesar Rp 140,6 juta,” katanya.

Dwijo memjelaskan, pemusnahan ini merupakan salah satu upaya dari DJBC untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat serta industri dalam negeri yang mematuhi ketentuan pemerintah sehingga diharapkan dengan kegiatan pengawasan yang dilakukan DJBC ini dapat menciptakan daya saing yang seimbang antar pelaku usaha.

“Ini juga sebagai bentuk apresiasi sekaligus wujud transparansi pengelolaan Barang Hasil Penindakan guna meningkatkan sinergi antar instansi dalam upaya melindungi masyarakat dan mengamankan hak-hak penerimaan negara,” katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Pengurus IKA FKIP Unsri Periode 2019-2023 Resmi Dilantik

Palembang, BP  Puluhan alumni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sriwijaya (Unsri)  yang menjadi pengurus Ikatan Keluarga Alumni (IKA) ...