Home / Headline / Miris, Jalan Cor Belakang Kampung Citra Diduga Asal Jadi

Miris, Jalan Cor Belakang Kampung Citra Diduga Asal Jadi Dana Rp730 Juta, CV-nya Diduga Hasil Pinjam

Inderalaya, BP–Miris pembangunan jalan cor belakang Kampung Citra RT 3 Lingkungan 2, Kecamatan Inderalaya, Kabupaten Ogan Ilir (OI) diduga asal jadi, baru selesai satu bulan jalan cor sudah banyak retak. Padahal dananya mencapai Rp730 juta.

Pantauan, jalan cor tersebut dibuat sepanjang 850 meter lebar 3 meter, dari jumlah tersebut sebagian jalan dibuat sepanjang 56meter dibuat lebar 5meter, ketebalan 20cm. Informasinya jalan cor tersebut dikerjakan oleh CV Duta Mandiri Perkasa Palembang dengan nama Direktur Masri Kenedi, sayangnya dari info yang didapat, malah orang lain yang mengerjakan proyek tersebut diduga Akb.

Permukaan jalan di beberapa bagian sudah pecah.

“Ya memang dia-kan diduga cuma pinjam CV, ya si Akb itu katanya yang mengerjakan. Nilainya Rp730 juta, jalannya dikerjakan tanpa besi memang di rab begitu dan ready cor mix. Jelek ini hasil pengerjaannya, kemungkinan besar banyak dapat untung. Baru sebulan jalan cor sudah retak, bagian pinggirnya rapuh, seperti bolu mudah hancur. Harusnya dapat proyek kerjakan dengan benar, agar jalan ini bisa tahan lama. Warga kampung bisa merasakan manfaatnya jalan dibuat. Jangan mau untung saja!,”kata warga yang tinggal di belakang Citra Wr.

Warga lainnya Ss juga mengeluhkan hal yang sama, disebutkannya saat pengerjaan juga tidak ada papan proyek. Selain itu hasil jalan cor yang dibuat juga tidak maksimal.

“Bagaimana kalau begini, hasil pembuatan jalan cornya jelek. Susah kalau begini masyarakat, inikan dibangun dari hasil PAD yang bersumber dari rakyat. Kalau asal jadi tentunya kami keberatan, tolonglah benar-benar kalau buat jalan, tidak kasihankah dengan rakyat?” katanya.

Kabid Perumahan Lingkungan dan Pemukiman Gunawan membenarkan bahwa berdasarkan data Cv Duta Mandiri Perkasa nama Direktur Masri Kenedy, telah membangunan jalan belakang kampung citra rt 3 lingkungan 2. CV tersebut berasal dari Palembang. “Kalau pinjam cv atau bagaimana saya tidak tahu, jumlah nilai proyeknya Rp 730juta. Sudah 100persen itu pengerjaannya, yang menilai konsultan jadi kami serahkan kepada konsultan,” katanya.

Konsultan Pengawas Lazuardi saat ditelpon mengaku belum bisa berkomentar banyak, “Saya masih dijalan kehujanan, nanti saja lagi,” jelasnya.

Sementara itu Direktur CV Duta Mandiri Perkasa Palembang Masri Kenedi ataupun Akb belum bisa dikonfirmasi terkait hal tersebut. #hen

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Ketua DPD RI Terima Aduan Gubernur Lampung

Bandar Lampung, BP–Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengadukan persoalan serius di Lampung kepada Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. Aduan ...