Home / Headline / Cegah Radikalisme, Guru Harus Tanamkan Paham Prinsip Kepahlawanan

Cegah Radikalisme, Guru Harus Tanamkan Paham Prinsip Kepahlawanan

Suasana Seminar mengangkat isu radikalisme yang digekar oleh PGRI Sumsel di Aula Disdik Kota Palembang.

Palembang, BP–Paham radikalisme seolah terus menjadi isu kontroversial belakangan ini. Pasalnya, potensi radikalisme ini kini tak lagi mengenal siapa pun yang bisa terapar. Mulai dari mahasiswa, masyarakat hingga kaum pendidikan.

Jika terpaparnya paham radikal ini tak dilakukan upaya pencegaham maka bukan tidak mungkin akan terpapar pada guru sebagai tokoh sentral dalam pendidikan.

Demikian dikatakan Ketua PGRI Sumsel H Ahmad Zulinto usai membuka Seminar Hari Ulang Tahun (HUT) PGRI sekaligus Hari Guru Nasional (HGN) 2019 di Aula Disdik Kota Palembang, Senin (18/11).

Pada seminar tersebut mengundang Kolonel Inf Rionardo dari Kodam II Sriwijaya, Polda AKBP Imam Anshori dari Polda Sumsel dan Drs HM Ali Arahim, MPd dari Sekjend PB PGRI Pusat.

“Oleh karena itu sebagai upaya pencegahan, guru harus menanamkan jiwa kepahlawanan. Bahwa bagaimana para pejuang dulu merebut kemerdekaan. Perjuangan tokoh agama yang berjuang demi bangsa. Sehingga muncul pemahaman bahwa jika dimasuki paham radikal maka merugilah kita,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa bagi guru yang mengikuti seminar hari ini agar mampu disosialisasikan ke sekolahnya dan juga siswanya agar siswa sebagai generasi muda tak terpapar radikalisme.

Menurutnya, meski paham radilakalisme tak terpapar para guru di Sumsel, upaya pencegahan ini perlu dilakukan mengingat isu ini santer tak mengenal siapa pun.

“Sehingga ini adalah upaya deteksi dini. Guru harus diberi pemahaman dan kepala sekolah wajib mengenal dan memahami potensi ini,” jelasnya.

Sementara itu dikatakan Kolonel Inf Rionardo dari Kodam II Sriwijaya bahwa paham radikalisme hingga terorisme adalah paham gang harus dicegah dan dilawan secara bersama.

“Meski kondisi di pendidikan belum mengkhawatirkan namun upaya pencegahan ini sangat bagus karena guru adalah sebagai pendidik yang langsung bersentuhan dengan siswa,”jelasnya.

Menurutnya, UU Terorisme yang kini telah ada membuat semua bisa bahu membahu melawan paham radikal maupun paham teroris. Terutama dari Polri dan TNI juga siap untuk melakukan pencegahan. “Dan dari TNI juga terus melakukam upaya pencegahan dengan sosialisasi dan sebagainya,” pungkasnya. #sug

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Menyambut Milad Ke-5, Prodi Politik Islam Gelar Seminar Kebangsaan

Palembang, BP Menyambut Milad ke-5 Prodi Politik Islam Fakultas Adab dan Humaniroa (FAHUM) UIN Raden Fatah Palembang Menggelar Seminar Kebangsaan ...