Home / Headline / Rajab Minta Ampun Setelah Terjungkal Ditembak Polisi

Rajab Minta Ampun Setelah Terjungkal Ditembak Polisi

Muhammad Rajab (23) hanya bisa meringis dan meminta ampun setelah terjungkal ditembak kedua kakinya.

Palembang, BP–Dua butir timah panas anggota Init Ranmor Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Palembang bersarang di kedua kakinya, Muhammad Rajab (23) hanya bisa meringis dan meminta ampun.
Tindakan tegas diberikan karena pelaku berusaha meloloskan diri dalam upaya penyergapan aparat kepolisian ketika sedang nongkrong tak jauh dari rumahnya di Jalan Iswahyudi, Kecamatan Kalidoni Palembang, Sabtu (16/11) malam.
Berdasarkan catatan kepolisian, Rajab terlibat dalam aksi pencurian dengan kekerasan bersama sejumlah temannya terhadap korban Raga Siregar saat melintas di depan SPBU Sekojo Jalan Residen Abdul Rozak, Kecamatan Kalidoni Palembang pada 12 Mei lalu.
Saat itu korban yang tinggal di Jalan Dr Ir Sutami, Kelurahan Sei selayur, Kecamatan Kalidoni ini hendak pulang dengan mengendarai sepeda motor bersama beberapa temannya. Ketika melintas di lokasi kejadian, korban melihat segerombolan orang berlari ke arahnya dan terlihat seseorang mengibas-ngibaskan celurit.
Sepeda motor yang dikendarai teman korban berhasil melarikan meloloskan diri dengan melewati segerombolan pelaku sedangkan korban memilih balik arah. Namun saat hendak memutar balik korban tiba-tiba terpeleset hingga terjatuh dari motor dan saat itu juga tersangka mendekati korban sambil mengibaskan celurit.
Merasa keselamatannya terancam membuat korban memilih melarikan diri dan meninggalkan sepeda motor miliknya. Namun saat itu juga tersangka bersama rekan-rekannya langsung membawa kabur sepeda motor Yamaha Mio M3 milik korban dan atas kejadian itu korban melapor ke Polsek Kalidoni Palembang.
Anggota Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes Palembang yang juga melakukan penyelidikan dan mendapat informasi tentang keberadaan pelaku langsung melakukan penyergapan serta mengamankan pelaku bersama barang bukti pakaian yang dibeli menggunakan uang hasil kejahatan.
“Saat akan diamankan pelaku berusaha melawan untuk dapat meloloskan diri sehingga terpaksa diberikan tindakan tegas dan terukur,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Yon Edi Winara didampingi Kanit Ranmor Iptu Novel Siswandi Kurniawan, Minggu (17/11).
Atas perbuatan tersebut Novel menambahkan tersangka akan dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian disertai kekerasan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. “Saat ini tersangka masih dalam pemeriksaan lebih lanjut dan kita masih memburu rekan-rekan tersangka,” katanya.
Sedangkan tersangka Rajab mengaku saat melancarkan aksi tersebut ia bersama teman-temannya berpura-pura tawuran dan saat korban melintas langsung ditakuti menggunakan senjata tajam, sehingga saat korban lari mereka dalam leluasa mengambil sepeda motor tersebut.
“Motor itu telah dijual kepada seseorang seharga Rp1.800.000 dan saya kebagian Rp500.000 untuk beli pakaian dan kebutuhan sehari-hari, sedangkan sisanya dibagikan kepada Jajang dan Priyantono,” katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Sukses Gelar Dua Event Balap, Muba Jadi Sorotan Dunia Internasional

Sekayu, BP–Usai sudah dua gelaran event balap internasional di bumi Serasan Sekate. Setelah pada pekan lalu berhasil menyukseskan Asia Auto ...