Home / Headline / Box Utilitas Antisipasi Maraknya Galian Sembarangan

Box Utilitas Antisipasi Maraknya Galian Sembarangan

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Ahmad Bastari Yusak

Palembang, BP–Galian utilitas menjadi salah satu penyebab rusaknya jalan dan tingginya anggaran perbaikan. Pemerintah Kota Palembang akan membangun Box Utilitas sebagai solusinya di empat jalan protokol pada tahun depan.

Banyaknya galian di jalanan yang terkesan bongkar pasang, bahkan sudah dibongkar tidak sempat dipasang, membuat rawan kecelakaan dan merusak keindahan menjadi salah satu masalah yang banyak dikeluhkan masyarakat Palembang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Ahmad Bastari Yusak mengatakan, Box Utitilitas ini akan dibangun di pedesterian jalan setiap 25 meter, untuk menyimpan utilitas milik PLN, PDAM, PGN, Telkom dan lainnya. Sehingga saat ada perbaikan tidak perlu lagi membongkar jalan yang sudah diaspal.

“Saat ada perbaikan utilitas salah satu perusahaan misalnya, tinggal buka saja Box Utilitas itu. Tidak perlu membongkar jalan dan menyebabkan kerusakan,” katanya.

Bastari mengatakan, tahapan pembangunan Box Utilitas sedang tahap studi. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan kota yang sudah menerapkan ini. Pembangunan ini ditaksir akan menelan dana yang cukup tinggi namun akan menjadi penghematan jangka panjang.

“Estimasi untuk lantai pesedteriannya saja kalau dari batu alam Rp1 juta permeter dan granit Rp1,3juta – Rp1,5 juta permeter, belum yang lainnya,” katanya.

Meski demikian, Box Utilitas dinilai akan menghemat anggaran perbaikan jalan karena banyaknya jalan rusak akibat galian. Saat ini, anggaran Rp98 miliar tidak maksimal untuk memuluskan jalanan Palembang. “Tahap awal akan dibangun di Jalan Merdeka, Kapten A Rivai Pom IX dan Radial,” katanya.

Maraknya galian utilitas sembarangan ini, berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum nomor 20/2010, instansi yang melakukan galian tanpa izin dan tidak sesuai dikenakan sanksi.

Berdasarkan Permen PU nomor 20/2010 tentang pedoman pemanfaatan dan penggunaan bagian-bagian jalan. Di dalamnya sudah ada SOP perizinan galian dan sanksi jika tidak berizin denda Rp1,5 miliar dan jika pengerjaan tidak sesuai dikenakan uang jaminan.

Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda mengatakan, pihaknya memberikan solusi setiap instansi yang akan melakukan pengerjaan penggalian utilitas dilakukan perencanaan terlebih dahulu.

  1. “Jadi dibuat perencanaan, misalnya dalam waktu yang berbeda PLN akan melakukan galian, PGN atau PDAM juga, jadi direncanakan penggaliannya secara bersama dan di waktu yang sama. Sehingga tidak bongkar tutup jalan itu dan dibiarkan rusak,” jelasnya. #pit
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Menyambut Milad Ke-5, Prodi Politik Islam Gelar Seminar Kebangsaan

Palembang, BP Menyambut Milad ke-5 Prodi Politik Islam Fakultas Adab dan Humaniroa (FAHUM) UIN Raden Fatah Palembang Menggelar Seminar Kebangsaan ...