Home / Headline / Para Mantan Gabung Partai Gelora, PKS Sumsel Nilai Bukan Ancaman

Para Mantan Gabung Partai Gelora, PKS Sumsel Nilai Bukan Ancaman

Ketua Badan Pemenangan Pemilu dan Pilkada (BP3) DPW PKS Sumsel Mgs Syaiful Fadli

Palembang, BP–Penggagas Partai Gelora mayoritas mantan pimpinan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Sejumlah politisi eks PKS di Sumsel juga bergabung dengan partai yang baru dibentuk ini. PKS Sumsel menganggap itu bukanlah suatu ancaman.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu dan Pilkada (BP3) DPW PKS Sumatera Selatan Mgs Syaiful Fadli mengatakan, pihaknya tidak merasa terancam dengan lahirnya partai Gelora Indonesia.
Kemunculan Partai Gelora katanya, akan membuat kader PKS semakin solid.
“Kita tidak khawatirlah dan kita doakan bisa sukses kedepan. Tapi yang jelas, hal ini justru menjadikan PKS semakin solid, serta akan terlihat mana yang komitmen dengan PKS,” kata Mgs Syaiful Fadli, Selasa (12/11).
Diungkapkan anggota DPRD Sumsel ini, partainya tidak bisa melarang dan setiap orang punya pilihan.
“Jadi kita tidak boleh memaksa kalau ada yang ingin pindah rumah,” kata Saiful.
Meskipun begitu, pihaknya juga meminta kalau sudah pindah karena keinginan pribadi, hendaknya tidak mengajak seisi rumah.
“Silakan berbahagia di rumah yang baru tanpa perlu saling menjelekkan rumah tangga lama. Alhamdulillah kader Sumsel solid dan tegak lurus ke DPP PKS. Ini justru semakin menguatkan kader PKS,” kata Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel ini.
Ketua DPW Gelora Sumsel Erza Saladin menilai jika struktur kepengurusan partai Gelora di Sumsel banyak juga berasal dari PKS.
Selain dirinya, terdapat Yuswar Hidayatullah, dan Saiful Rahman mantan anggota DPRD Sumsel dari PKS.
Ditambahkan mantan anggota DPRD Sumsel ini, jika partai Gelora berasaskan pancasila, dan secara terbuka sepakat dengan ide- ide besar untuk menjadikan Indonesia berpangaruh di dunia dan muka bumi.
“Jadi kami silahkan bergabung, partai Gelora tidak dibatasi SARA, kita tidak membedakan partai nasional dan agamis, atau mau jadi partai kiri, tengah atau kanan. Tapi membuat Indonesia lebih berpengaruh kedepannya,” kata Erza, Selasa (12/11).
Erza pun tak menampik, jika sebagian pengurus partai Gelora berasal dari PKS, namun ada juga dari partai lain.
Ia dan para eks kader PKS bergabung dan mendirikan partai Gelora bertujuan satu menjadikan negara Indonesia kuat dengan menggabungkan massa kejayaan Presiden Soekarno dan Soeharto untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia.
“Kita bukan kecewa (keluar PKS) tapi tidak nyaman dalam kontek organisasi tidak berjalan. Cara pandang mengelolah Indonesia, dan sikap pengelolaan parpol.Bagaimana objek parpol ini diberdayakan bukan dimatikan. Kalau eksklusif dan terbatas ruang gerak tidak mendapat respon, sebab masyarakat menginginkan negara kuat, ekonomi kuat, lapangan kerja luas, dan kebebasan berekspresi atau berpendapat juga,” katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Sukses Gelar Dua Event Balap, Muba Jadi Sorotan Dunia Internasional

Sekayu, BP–Usai sudah dua gelaran event balap internasional di bumi Serasan Sekate. Setelah pada pekan lalu berhasil menyukseskan Asia Auto ...