Home / Hukum / Pesanan Jahe Tak Kunjung Datang, Efendy Tertipu Rp60 Juta

Pesanan Jahe Tak Kunjung Datang, Efendy Tertipu Rp60 Juta

Efendy bersama rekan bisnisnya, HM Zailani (58) mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, Jumat (11/10).

Palembang, BP

Diminta segera melunasi pembayaran atas pembelian jahe yang dipesan, Efendy (26), warga Jalan KH Azhari, Lorong Kedukan, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang, harus menerima kenyataan pahit. Ia kehilangan uang sebesar Rp60 juta setelah barang yang dibeli justru tidak kunjung datang.

 

Akibat kejadian itu, Efendy bersama rekan bisnisnya, HM Zailani (58), warga Jalan Lematang 3, Kecamatan Sematang Borang Palembang, mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang.

 

Menurutnya, pemesanan jahe dari Medan melalui terlapor Fauja Aulia, awalnya lancar-lancar saja. Apalagi pelapor pernah meninjau lokasi tempat distributor jahe yang dipesannya di Medan.

 

“Selama ini lancar-lancar saja, tapi baru kali ini bermasalah hingga mengakibatkan saya rugi Rp60 juta,” katanya, Jumat (11/10).

 

Dia menjelaskan, kejadian ini bermula saat pelapor hendak memesan jahe dari Medan sebanyak 5 ton dengan menyetorkan uang tanda jadi sebesar Rp40 juta.

 

“Usai menyetorkan tanda jadi, saya ditelepon dia dengan nomor berbeda pada Kamis (10/10) sekitar pukul 13.00 WIB. Dia meminta untuk segera mentransferkan uang pelunasan sebesar Rp30 juta lagi hingga bisa diproses pengiriman,” katanya.

 

Setelah ditransfer melalui BCA cabang Sako, Kecamatan Sematang Borong ke nomor rekening 7985367639 milik terlapor atas nama Fauja Aulia, terlapor kemudian berjanji akan mengirimkan pesanan tersebut.

 

“Usai melakukan transfer itu, saya telepon dia tapi dia berdalih tidak menelpon saya maupun menerima uang transferan dari saya. Padahal itu benar dia yang menghubungi saya, karena suaranya saya kenal,” jelasnya.

 

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Kasubag Humas Iptu Tohirin membenarkan adanya kejadian penipuan yang dialami korban. Akibatnya korban mengalami kerugian Rp60 juta dan melaporkan kejadian.

 

“Anggota kita sudah menerima laporan korban. Selanjutnya laporan akan kita proses,” katanya. #osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Hendak Pulang, Dibacok OTD di Depan Warung Bakso

Palembang, BP–M Febri Zula (23), warga Jalan Sungai Tawar III, Lorong Keluarga, Kelurahan 29 Ilir, Kecamatan IB II, Palembang harus ...