Home / Headline / DPRD Sumsel Berikan Sejumlah Catatan 1 Tahun Kinerja Pemprov Sumsel

DPRD Sumsel Berikan Sejumlah Catatan 1 Tahun Kinerja Pemprov Sumsel

Gedung DPRD Sumsel

Palembang, BP–Genap setahun Pemerintah Provinsi Sumsel yang dipimpin pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Herman Deru dan Mawardi Yahya (HDMY), DPRD Sumsel memberikan sejumlah catatan, masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan ke depan.
Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Sumsel H Hasbi Asidiki mengaku hingga kini fraksinya belum menyampaikan evaluasi satu tahun Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel saat ini.
“Evaluasinya nanti pada saat LKPJ, kita bahas sama-sama pencapaian kinerjanya, bagaimana sasarannya ke masyarakat,” katanya, Kamis (10/10).
Pihaknya berharap penyerapan anggaran yang sama-sama disahkan bisa maksimal, pihaknya juga akan menyikapi SKPD yang tidak bisa menyerap anggaran secara maksimal dan akan mempertanyakan kepada SKPD terkait.
Selain itu sesuai dengan arahan Ketua DPD Partai Golkar Sumsel akan mendukung pemerintah tapi juga akan mengkritisi kebijakan pemerintah yang tidak sesuai dengan aspirasi masyarakat.
“Tugas dewan melakukan pengawasan, ke depan Sumsel lebih maju lagi, itu harapan kita,” katanya.
Dan kebutuhan masyarakat untuk maju menurutnya adalah pendidikan dan kesehatan yang terjamin dan tugas pemerintah untuk melakukan penganggaran masyarakat yang tidak mampu untuk bisa sekolah dan berobat gratis.
“Kita akan bahas sama-sama dengan pak Gubernur lagi, kita akan bahas APBD 2020 dengan Pemprov Sumsel,” katanya.
Sedangkan Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Sumsel MF Ridho menyadari, lain kepala daerah lain cara memimpin, namun dirinya yakin siapa pun kepala daerah yang memimpin Sumsel pasti ingin berbuat yang terbaik untuk rakyatnya sehingga rakyatnya menjadi sejahtera.
“Variabel sejahtera ini bermacam-macam, yang mungkin salah satunya merupakan urusan wajib pemerintah bidang kesehatan, bidang pendidikan, kita menghargai silahkan judul pola bagaimana tapi tujuan sama itu harapan kita dimana untuk bidang kesehatan, pendidikan amanat dari undang-undang, tentunya sangat dipahami siapa pun kepala daerah yang memimpin Sumsel pasti ingin berbuat yang terbaik untuk rakyatnya sehingga rakyatnya menjadi sejahtera.
“Variabel sejahtera ini , bermacam-macam, yang mungkin salah satunya yang merupakan urusan wajib pemerintah bidang kesehatan, bidang pendidikan, kita menghargai silahkan judul pola bagaimana tapi tujuan sama itu harapan kita dimana untuk bidang kesehatan, pendidikan amanat dari undang-undang, tentunya sangat dipahami siapapun pemimpinnya,” katanya.
Pihaknya berharap Pemprov Sumsel juga memprioritas bidang pendidikan dan kesehatan karena ini amanat undang-undang dan menyangkut kebutuhan masyarakat.
“ Mensejahterakan masyarakat itu bukan dengan memberikan misalnya langsung dalam bentuk barang atau rupiah saja, tetapi kebijakan pemerintah yang pro dengan rakyat, ini juga ditunggu, artinya jika selama ini sudah bagus, diteruskan, yang selama ini belum bagus diperbaiki sehingga lebih bagus,” katanya.
Hal senada dikemukakan Wakil Ketua DPRD Sumsel Kartika Sandra Desi mengapresiasi satu tahun kepemimpinan Gubernur Sumsel H Herman Deru dan Wagub Sumsel Mawardi Yahya serta apa yang telah dilakukan selama satu tahun ini.
“Terutama infastruktur, jalan-jalan penghubung kabupaten, provinsi ya itu sudah mulai berkomit dengan janji-janji politiknya, hutang –hutang kabupaten kota, alhamdulilah sudah selesai, tinggal lagi kita berharap , inilah masalah sekolah dengan mutu terbaik dan pendidikan murah dan gratis, “ katanya.
Yang paling penting menurut politisi Partai Gerindra ini, kepemimpinan sekarang ini bisa memberikan harapan menyelesaikan gaji-gaji guru honor yang sudah bertahun –tahun ini tidak ada jalan keluarnya.
“ Terakhir masalah kesehatan lebih meningkatkan kualitas kesehatanlah, rumah sakit kita mampu bersaing dengan rumah sakit umum dan swasta,” katanya.
Gubernur Sumsel H. Herman Deru, Rabu (9/10) menanggapi Refleksi satu tahun kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel periode 2018-2023 melontarkan evaluasinya terhadap capaian kinerja masing-masing OPD pada masa kepemimpinannya. Ia mengapresiasi seluruh pejabat pemprov Sumsel telah berhasil merealisasikan inovasi yang digagas oleh HDMY.
“Merasa bersyukur dan bangga dimana ada peningkatan-peningkatan yang cukup baik dan merata, setiap indikator kerja tidak fokus di satu dinas atau instansi karena semua ditonjolkan,” katanya.
Orang nomor satu di Provinsi Sumsel ini mengakui turunya angka kemiskinan, ditopang oleh bantuan semua pihak dengan penuh kebersamaan.
“Hari pertama Saya masuk kerja, Saya ajak semua OPD berkerja dengan nyaman nanti kita nilai dari produk yang kita hasilkan. Dua minggu kerja keluar intruksi Gubernur tentang one agent one inovasion, penurunan angka kemiskinan yang membanggakan meskipun harus tetap diperbaiki karena RPJMD 5 tahun,” katanya.
“Oleh sebab itu Saya minta OPD menghafal betul visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel serta Kewenangan hak dan kewajiban,” pungkasnya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Pengemudi Etios Silver yang Meledak Shock dan Lemas Usai Selamat

Inderalaya, BP--Yudi Ade Firdaus, pengemudi mobil sedan Etios Valco brand Toyota warga Komplek Griya Lematang 2 0blok DN rt 69/9 ...