Home / Headline / Ikut Mengeroyok Pedagang di 26 Ilir, Eko Diringkus

Ikut Mengeroyok Pedagang di 26 Ilir, Eko Diringkus

Eko harus berurusan dengan Polresta Palembang.

tPalembang, BP–Ikut dalam aksi pengeroyokan terhadap seorang pedagang atas nama Rizki (28), membuat

Eko Saputra (35) warga Jalan Muhajidin, Kelurahan 26 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang, harus berurusan dengan petugas Polresta Palembang, Kamis (10/10), sekitar pukul 10.30.

Eko diringkus petugas Pidum Polresta Palembang, pimpinan Kanit Opsnal Pidum Ipda Andrean yang akrab disapa Piluk, saat berada di rumah susun blok 49, saat pelaku sedang nongkrong.

Meski sempat panik melihat kedatangan petugas, namun Eko merasa bersalah dengan apa yang sudah dilakukannya.
Eko akhirnya beserta barang bukti berupa pedang panjang, langsung diamankan.

Baca:  Karyawan SPBU Keroyok Warga

Aksi pengeroyokan yang dilakukan Eko ini bersama rekannya, Roma (sudah tertangkap pada September), terjadi pada 11 Juli 2019, di jalan Mujahidin tepatnya di depan Toko Syakira simpang pasar 26 Ilir Kelurahan 26 Ilir Kecamatan Bukit Kecil, Palembang.

Di mana, saat itu korban sedang duduk di TKP, lalu datanglah tersangka dan rekannya bernama Roma lalu terjadi percekcokan. Kemudian tersangka Roma memeluk korban dari belakang, dan Eko langsung menikam korban menggunakan sajam jenis parang.

Baca:  Menegur Karena Dimaki-maki, Malah Dikeroyok

Akibat kejadian itu, korban pun korban mengalami luka robek di kepala, bahu kiri, dan pergelangan tangan kanan. Selanjutnya korban langsung dilarikan di bawa ke RS Charitas oleh warga untuk dilakukan perawatan.

“Tersangka ditangkap atas laporan korban, dengan laporan kasus pengeroyokan Pasal 170 KUHP ayat 2,” kata Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara, dan Wakasat Reskrim AKP Ginanjar Aliya Sukmana, melalui Kanit Pidum, Iptu Ginting.

Selain mengatakan Eko, petugas juga mengamankan barang bukti berupa 1 buah pedang yang digunakan pada aksi pengeroyokan tersebut,

Baca:  Anak Wakil Bupati Dikeroyok Guru Olahraga

“Sebelumnya kita sudah mengamankan rekannya yakni Roma sekitar 1 bulan lalu dan saat sedang menjalani hukuman,” ujarnya sambil mengatakan pelaku akan dijerat pasal 170 KUHP, ancaman penjara 4 tahun.

Sedangkan Eko mengatakan, nekat melakukan aksi ini karena sering diejek korban, dengan perkataan banci,

“Oleh perkataan inilah saat ketemu terjadilah aksi itu. Sudah kudiamke, tapi dia itu (korban-red) selalu mengejek saya,” katanya.

Lanjutnya, saat terjadi aksi pengeroyokan itu, ia melakukan pembacokan terhadap korban hanya sekali, “Saya bacok korban di kaki satu kali. Sedangkan Roma bacok korban di kepala,” katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Pengemudi Etios Silver yang Meledak Shock dan Lemas Usai Selamat

Inderalaya, BP--Yudi Ade Firdaus, pengemudi mobil sedan Etios Valco brand Toyota warga Komplek Griya Lematang 2 0blok DN rt 69/9 ...