Home / Headline / Mahyudin: DPD RI Berperan Merajut Persatuan Daerah

Mahyudin: DPD RI Berperan Merajut Persatuan Daerah

Wakil Ketua DPD RI Mahyudin

Jakarta, BP–Wakil Ketua DPD RI Mahyudin menegaskan, DPD berperan dan berfungsi merajut persatuan daerah sebagai satu kesatuan NKRI. Sebagai perwakilan daerah, DPD RI memperjuangkan kepentingan dan aspirasi daerah untuk mewujudkan pemerataan dan percepatan pembangunan. Cita-cita tersebut yang diperjuangkan DPD RI sampai saat ini.

“Kita ketahui, di beberapa kabupaten di Indonesia masih kategori daerah tertinggal yang harus kita percepat pembangunannya agar setara dengan daerah lain yang sudah maju. Kita juga mengejar atau memperkecil disparitas pembangunan di daerah,” ujar Mahyudin saat menerima audiensi mahasiswa Master School of Goverment and Public Policy (SGPP) di DPD RI (9/10).

Menurut Mahyudin, sampai saat ini pemerataan pembangunan belum terwujud sepenuhnya. Masih terdapat daerah yang mengalami ketertinggalan pembangunan yang berakibat belum sejahteranya masyarakat di daerah tersebut. Hal tersebut dapat memunculkan rasa ketidakadilan dan kecemburuan sosial antar daerah yang berakibat pada perpecahan.
Oleh karena itu, kata dia, sebagai wakil daerah, DPD RI akan terus melakukan sinergi dengan pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mewujudkan percepatan pembangunan yang merata.

“Keinginan memisahkan dari Indonesia itu lahir dari ketidakadilan. DPD berperan merajut daerah yang masih tertinggal, kita akan pacu, akan kita perjuangkan, baik anggaran, regulasinya agar berpihak kepada daerah. Karena DPD memang mewakili daerah,” jelas Mahyudin.

Anggota DPD RI dari Provinsi Kalimantan Barat, Maria Goretti, menjelaskan keberadaan DPD RI sebagai jembatan antar daerah, antar pulau bertujuan merekatkan masing-masing ke dalam wilayah NKRI.
Dia menambahkan tugas DPD RI semakin berat dalam mempererat kesatuan NKRI. Perrsatuan dan kesatuan bangsa sudah mulai terkikis dengan berbagai persoalan. Dimana persoalan tersebut sering memunculkan konflik horisontal dalam masyarakat.

“Kita juga melihat kemudian agak terkikis ke-Indonesiaan kita, bergeser suasan kita dan ada kecurigaan. Saya melihat DPD RI adalah lembaga yang benar-benar pantas untuk mengembalikan, menjahit, merajut kembali sesuatu yang tadi seikit bergeser tadi itu,” ucapnya.

Maria menambahkan, wilayah yang berbatasan dengan negara lain harus benar-benar diperhatikan pembangunannya agar persatuan tetap kuat. Dia menggambarkan beberapa daerah di Kalimantan Barat sering muncul permasalahan di wilayah yang berbatasan langsung dengan Malaysia.

“Dan kami merupakan provinsi yang benar-benar boleh dikatakan mengalami langsung bagaimana kami berbatasan langsung dengan Malaysia yang harus mempertahankan wilayah kami. Sebagian dari teritorial kami memang dicaplok oleh Malaysia. Entikong, Sanggau sampai Melawi menjadi wilayah pemerintah Di Raja Malaysia, dan tahun 67 diambil lagi oleh kami dengan tumpah darah,” tuturnya.#duk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Suami Ringan Tangan, Istri Lapor Polisi

Palembang, BP NS (35) dengan mata merah dan berair mendatangi Polrestabes Palembang untuk membuat laporan kepolisian lantaran perbuatan suaminya yang ...