Home / Headline / ‘Ada Dugaan Pembunuhan Karakter H Alex Noerdin Terkait Permintaan Fasilitas VVIP Bandara SMB II’

‘Ada Dugaan Pembunuhan Karakter H Alex Noerdin Terkait Permintaan Fasilitas VVIP Bandara SMB II’

BP/Dudy Oskandar Kemas Khoirul Mukhlis selaku Jurubicara H Alex Noerdin

Palembang, BP–Mantan Gubernur Sumsel H Alex Noerdin yang juga sebagai anggota DPR RI 2019-2024 diterpa isu tak sedap.
Politisi senior Partai Golkar tersebut disebut minta dilayani fasilitas VVIP saat berada di Bandara SMB II Palembang.
Kemas Khoirul Mukhlis selaku Juru Bicara H Alex Noerdin menyampaikan adanya dugaan pembunuhan karakter H Alex Noerdin tentang tudingan permintaan   layanan fasilitas VVIP Bandara SMB II Palembang terhadap H Alex Noerdin.
“Atas nama Bapak Alex Noerdin menyangkut pemberitaan di beberapa media online oknum DPR RI yang minta dilayani fasilitas VVIP Bandara SMB. Apalagi dituliskan pada tanggal 6 Oktober 2019 hari minggu dan itu dipastikan fitnah dan hoax,” kata Kemas Khoirul Mukhlis, Rabu (9/10).
Mukhlis membenarkan pada hari itu mantan Gubernur Sumsel dua periode itu berada di Bandara SMB II Palembang mengantarkan Agung Laksono selaku Ketua Umum DPP Kosgoro setelah acara di Palembang.
Karena pada saat itu waktunya Pak Agung take off 14.20 sementara saya dan Pak Alex baru pulang kondangan dari Kebun Bunga. Dari Kebun Bunga langsung ke Bandara karena tanggung untuk pulang kan.
Karena sekitar sebelum jam 1 siang sudah berada di bandara sehingga kami menunggu di ruang keberangkatan umum ngopi di Starbuck,” kata Mukhlis.
Selanjutnya, rupanya Agung Laksono diinformasikan bahwa H Alex Noerdin ada di ruang keberangkatan umum.
Agung Laksono yang sedianya dijadwalkan berangkat naik pesawat melalui VVIP room, memutar arah ke ruang keberangkatan umum ngopi bareng Alex Noerdin yang juga masih menjabat Ketua DPD 1 Partai Golkar Sumsel sekitar 30 menit.
“Jadi kalau ada berita yang memuat pada hari itu Pak Alex minta layanan VVIP dan lain sebagainya, itu tidak ada.Dan tidak ada kepentingan, karena mau berangkat juga tidak.
Dan kejadian tersebut, saya yang mendampingi beliau. Dipastikan pada saat itu tidak ada media yang meliput. Kita menyesalkan pemberitaan tersebut,” kata Mukhlis.
Mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang ini mengaku pihak tim advokasi Alex Noerdin masih mengkaji apakah akan melakulan upaya hukum atas penyebaran berita hiax tersebut.
“Melalui tim advokasi ini lagi dikaji jika ada memenuhi unsur pidana, ya kita akan lanjutkan proses hukum. Karena ini jelas-jelas sudah merugikan nama baik beliau.
Sudah jelas-jelas hoax, sudah jelas-jelas fitnah. Pembunuhan karakter. Karena tidak ada kepentingan  Pak Alex  mau layanan VVIP ” kata Mukhlis.
Mukhlis mengatakan meski belum ada permintaan berita hoax itu dicabut, namun berita tersebut sekarang ini sudah dicabut oleh media online itu sendiri
“Di dalam berita online itu judulnya ‘Diduga anggota DPR RI meminta dilayani fasilitas VVIP Bandara’. Memang di situ tidak nyebut nama Pak Alex.
Hanya disebut mantan pejabat dari Golkar. Tidak ada sumber beritanya. Sekarang beritanya sudah tidak ada lagi.
“Pak Alex ataupun kami belum ada memerintahkan berita itu untuk dicabut. Tidak ada klarifikasi atau konfirmasi dari media itu baik langsung kepada Pak Alex maupun kepada saya yang dalam berita itu tertera nama jelas dan lengkap,” katanya

Baca:  Alex Noerdin Jabat Ketua Dewan Penasehat TKD Jokowi Ma'ruf Untuk Sumsel

Masih menurut Mukhlis, sejak tidak lagi menjadi gubernur Alex Noerdin memang sudah tidak mendapatkan fasilitas pelayanan dari protokol. Begitu juga untuk di Bandara baik keberangkatan maupun kedatangan

“Meski Pak Alex sudah menjabat gubernur 10 tahun dan waktu menjabat kebijakannya tetap melayani semua mantan gubernur, baik tiket maupun kendaraannya,” katanya.#osk

Baca:  Warga Sumsel Dukung Alex Noerdin Gedor Program Pemerintah

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Karena HP, Suami Nekat Aniaya Istri

Palembang, BP Hanya karena tidak dipinjamkan Hp, Mursidi (37) warga Jalan Pangeran Ratu, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Jakabaring nekat menganiaya ...