Home / Palembang / Marak Perburuan Barang Kuno di Upang Ceria

Marak Perburuan Barang Kuno di Upang Ceria

Direktur Yayasan Depati, Ali Goik.

Palembang, BP
Maraknya pemberitaan tentang perburuan barang antik di areal gambut bekas terbakar oleh para pemburu barang antik, membuat sejumlah pihak prihatin. Apalagi aksi ini meluas hingga ke Desa Upang Ceria, Kecamatan Muara Telang, Banyuasin.

Direktur Yayasan Depati Ali Goik mengatakan, para pelaku lebih mementingkan diri sendiri dan segelintir oknum pengusaha barang antik.

“Pemerintahan Provinsi dan Pemerintah Kabupaten yang menjadi objek perburuan barang antik harus bersikap tegas dan melarang perburuan barang antik tersebut,” kata Ali dengan nada tinggi, Jumat (4/10).

Menurutnya , para pemburu harta karun tersebut banyak datang dari Provinsi Lampung karena di sana harta karun yang jadi buruan mereka sudah habis.

Untuk mengatasi dan memperkecil peluang perburuan tersebut menurut Ali Goik, harus segera dibuatkan peraturan pelarangan untuk mencari barang antic, mulai dari dari desa sampai ke tingkatan provinsi.

“Untuk provinsi dan kabupaten minimal Gubernur dan Bupati membuat Peraturan Gubernur dan Peraturan Bupati. kalau tidak segera dibuatkan aturan yang melarang kegiatan tersebut ditakut situs dan aset sejarah akan hilang bukan tidak mungkin hasil penemuan tersebut akan dipakai pihak pihak lain dan mengakui benda benda antik tersebut punya mereka,” ujar Ali Goik yang juga aktivis kebudayaan Sumsel.

Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan tersebut, menurutnya, perlu disegerakan membuat peraturan yang melarang aktivitas perburuan tersebut. #osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Palembang Target 1 Juta Biopori Atasi Banjir

Palembang, BP–Mengatasi banjir di lingkungan masyarakat Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) mencanangkan 1 juta ...