Home / Headline / Kader Golkar Cukup Cerdas Atasi Kemelut

Kader Golkar Cukup Cerdas Atasi Kemelut

Diskusi Publik di Jakarta, Kamis (26/9) bertajuk Kemelut Menjelang Munas Golkar.

Jakarta, BP
Direktur Lingkar Madani (LiMa) Indonesia, Ray Rangkuti mengatakan, kemelut di tubuh Partai Golkar menjelang Munas Golkar, Desember 2019 hanyalah riak-riak kecil yang umun terjadi dalam partai politik.

“Saya melihat konflik itu efek dari kesetaraan tokoh. Mereka tak punya tokoh tunggal. Ini postif aja, agar partai lebih matang,” jelas Ray Rangkuti di Jakarta, Kamis (26/9) dalam diskusi publik bertajuk, Kemelut Golkar Menjelang Munas.
Menurut Ray, konflik di Golkar tidak akan membesar, lantaran kandidat Airlangga Hartarto maupun Bambang Soesatyo sama-sama punya solusi menyelesaikan masalah.
“Jangan-jangan konflik sengaja dilakukan untuk mencari posisi,” jelasnya.
Dikatakan, yang harus diperhatikan siapa pemenang dalam Munas nanti adalah faktor variabel eksetrnal, keterlibatan presiden Jokowi. Presiden cenderung ke mana, Airlangga dan Bambang.
“Sampai saat ini presiden masih menjaga diri agar tak terlalu terlihat. Jelang pemilihan akan terlihat,’ katanya.
Fungsionaris DPP Partai Golkar Mirwan Bz Vauly mengatakan, jelang Munas Partai Golkar tidak selalu panas dan banyak kemelut. Kadangkala seperti pesta lima tahunan saja.
“Kemelut bisa muncul kalau kader dianggap keliru menjalankan roda organisasii,” tuturnya.
Mirwan menambahkan, banyak aturan yang mestinya mengikat semua kader dan pengurus. Keputusan dan sikap itu harus keluar dari kemufakatan, bukan dari keputusan seorang ketua umum.
” Golkar selalu ngambil keputusan melalui kemufakatan. Itulah demokrasi yang ditontonkan Golkar pasca-reformasi. Sehingga tak ada yang berkuasa di Golkar. Yang berkuasa adalah kemufakatan,” lanjutnya.
Direktur Eksekutif IPS Alfarisi Thalib berpendapat, Golkar tetap jaya dan kuat walaupun banyak cobaan dan konflik. Golkar tidak gagal melakukan kaderisasi, karena struktur sudah jalan. Kekuatan utama Golkar juga bukan personal ataupun kader.Yang bikin Golkar kuat adalah sistem partai, aturan partai, dan idiologi partai.
Dia menilai, munculnya partai baru dari rahim Golkar bukan kegagalan, terbukti Golkar tetap berjaya pada musim Pemilu.
Pakar Komunikasi Politik Lely Ariannie mengatakan, Golkar udah terbiasa dirundung masalah, tapi tidak bakal berlama_lama. Kader Golkar cukup cerdas menyelesaikan konflik internal. ” Itulah hebatnya Golkar cara mengatasi konflik, bisa menyelesaikan konflik dan bangkit kembali. Lihat saja setiap kali pemilu, perolehan suara Golkar belum pernah terjun bebas. Beda dengan Parpol lain. Begitu terjadi konflik, perolehan suara mereka langsung jeblok, ” papar Lely. #duk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

BMKG Sosialisasi Cuaca Dan Iklim Bagi Kalangan Media

Palembang, BP   Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan sosialisasi tentang cuaca dan iklim bagi kalangan media di Hotel ...