Home / Headline / Kabur ke Batam, Pelaku Pembunuhan DJ Ditembak

Kabur ke Batam, Pelaku Pembunuhan DJ Ditembak

Palembang, BP

M Faisal alias Imat (23), satu dari 10 pelaku pengeroyokan yang menewaskan korban Virgiawan Sarjana Putra alias DJ Virgi (22) dibekuk petugas.

Warga Sungai Gerong Plaju ini terpaksa diberikan tindakan tegas dengan dua butir timah panas di kaki kirinya oleh Tim Hunter dan Unit Pidum Satreskrim Polresta Palembang karena berusaha kabur saat penangkapan, Sabtu (21/9) malam.

Berdasarkan data diperoleh, tersangka terlibat aksi pengeroyokan yang menewaskan korban Virgiawan Sarjana Putra alias Virgi (22) di Diskotik Darma Agung Jalan Kol H Burlian Palembang pada 26 Februari 2017 silam.

Baca:  Satgas TMMD Ke 104 Kodim 0418 Palembang Gelar Cerdas Cermat Tingkat SD

Saat kejadian korban ditikam oleh tersangka bersama  A, EE, R alias KI dan U dan kini masih buron serta lima pelaku lain yang belum diketahui identitasnya sejak dari dalam hall diskotik.

Korban yang diserang secara membabi buta dikejar para pelaku ke area parkir hingga korban terjatuh bersimbah darah dengan sejumlah luka tusukan.

Selanjutnya korban dibawa teman-temannya ke Rumah Sakit (RS) Mirya cabang Charitas dan dinyatakan meninggal dunia. Lalu atas kejadian itu keluarga korban Ahmad Chosiin (51) membuat laporan ke SPKT Polresta Palembang.

Baca:  Kodam II/Swj Akan Gelar Bazar

Tersangka Faisal mengaku setelah kejadian dirinya langsung kabur ke Batam dan memilih pulang ke rumah di Palembang karena rindu dengan keluarga.

“Setelah kejadian itu saya langsung kabur ke Batam, tapi setelah tiga tahun saya rindu keluarga jadi saya pulang. Tapi ternyata saya masih dicari petugas,” katanya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan salah satu pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Baca:  Hasil DPT Palembang Dan OKI Banyak Kejanggalan

“Kini tersangka masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan anggota juga masih melakukan pengejaran terhadap rekan-rekan tersangka yang berjumlah sembilan orang,” ujar Yon, Minggu (22/9).

Atas perbuatan tersebut, Yon menambahkan, tersangka akan dijerat Pasal 170 ayat 3 KUHP tentang pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia.#osk

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

DPRD OI Nilai Program Transformasi Pertanian Hanya Mimpi di Siang Bolong

Inderalaya, BP–Anggota DPRD Ogan Ilir (OI) menilai program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OI mengenai transformasi pertanian yang sering digaung-gaungkan hanya dianggap ...