Home / Headline / Nunggak 2 Tahun, Bapenda OI Minta HK Lunasi PBB

Nunggak 2 Tahun, Bapenda OI Minta HK Lunasi PBB

# Sebanyak Rp8Miliar, Targetkan Capai PAD

Inderalaya, BP

Guna mencapai target PAD Kabupaten Ogan Ilir (OI), Bapenda terus melakukan terobosan baru. Salah satunya meminta PT Hutama Karya (HK) yang bergerak dibidang jalan tol untuk segera melunasi tunggakan PBB-nya yang sudah jatuh tempo 2tahun senilai Rp8miliar

Hal tersebut ditegaskan Kepala Bapenda Ogan Ilir Desi Rahmawati melalui Kabid Pbb dan Bphtb Bapenda Jajang Hadi usai kegiatan Sosialisasi Kegiatan Ekstensifikasi Tata Cara Perhitungan Tol

Baca:  Upacara Sambut Harganas XXVI Tahun 2019 , Pimpinan dan Pegawai BKKBN Perwakilan Sumsel Kenakan Pakaian Adat

“kita mengundang narsum dari KPP Pratama Kayuagung karena disini belum ada tim penilai objek pajak. Tujuannya untuk menyamakan persepsi dasar dan payung hukum nilak objek pajak yang dihitung pbb-nya. Ya penilaiannya dari luas tanah, letak tanah, ada atau tidaknya bangunan,”ujar Jajanh

Disebutkannya khususnya pbb tol senikai Rp 20ribu untuk panjang tol dari Inderalaya-Palembang hingga 22km, inderalaya Palembang. Sampai saat ini PT HK selaku pengelola tol belum bayar pbb senilai Rp8miliar.

Baca:  GOPK Sampaikan 2 Tuntutan

“ya kita hitung dari tahun 2018, pertahun pbb-nya ditaksir sekitar Rp4miliar, jadi kalau 2 tahun jadiRp8miliar. Alhamdulillah dari HK sepertinya ada itikad mau bayar namun minta keberatan dengan jumlah segitu. Jadi ini masih negosiasilah, nanti hasil pbbnya disetor langsung ke BSB. Yang jelas kalau kita berhasil melakukan langkah ini, artinya dapat menambah PAD OI. Karena memang tol kan potensi daerah. Uang pajak kan juga untuk pembangunan daerah, “ujarnya, Kamis (19/9).

Iapun menegaskan Bapenda OI pernah menyurati PT HK namun belum pernah ditanggapi, untuk itu pihaknya akan melakukan tindakan agar perusahaan yang bergerak dibidang jalan tol bisa membayar pajaknya tepat waktu

Baca:  Fakhruddin, Caleg Penyandang Disabilitas

“yang jelas perhitungan pajaknya sesuai dengan njop ketentuan ada yang nilainya Ro700ribu/meter untuk wilayah Inderalaya dan Jakabaring, kalau di bagian tengah Rp400ribuan/meter. Saat sosialisasi yang hadir dari HK yaitu Pak Edison dan Mukli, namun mereka akan koordinasi dengan pimpinannya, “ujarnya. #Hen

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Pengurus IKA FKIP Unsri Periode 2019-2023 Resmi Dilantik

Palembang, BP  Puluhan alumni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sriwijaya (Unsri)  yang menjadi pengurus Ikatan Keluarga Alumni (IKA) ...