Home / Pendidikan / Ahmad Zulinto Keluarkan Edaran Penggeseran Jam Belajar Terkait Kabut Asap Semakin Pekat

Ahmad Zulinto Keluarkan Edaran Penggeseran Jam Belajar Terkait Kabut Asap Semakin Pekat

(Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang H Ahmad Zulinto)

Palembang, BP
Semakin memburuknya kualitas udara belakangan ini, membuat Pemerintah Kota Palembang mengambil kebijakan pergeseran waktu belajar siswa-siswi di sekolah.
Pasalnya, pagi hari merupakan waktu dimana tebalnya kabut asap yang membuat dampak memburuknya kesehatan jika tak mengambil langkah preventif.
Melalui arahan  Pemerintah Kota Palembang, Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang H Ahmad Zulinto  mengeluarkan surat edaran yang diteruskan kepada seluruh Kepala Sekolah, baik jenjang SD maupun SMP untuk  menggeser jam belajar siswa.
“Cuaca di Palembang dari subuh diangka 448 PM yang menandakan tidak sehat. Begitu juga saat pagi hari pukul 06.00 cuaca di Palembang masih diangka 158 yang masih menunjukan kurang sehat,”ujar H Ahmad Zulinto, Minggu (15/9).
Zulinto menambahkan bahwa untuk menimalisir hal-hal yang tak diinginkan seperti penyakit Inspeksi Saluran Pernapasan (ISPA), pihak Dinas Pendidikan memberokan edarkan surat untuk seluruh sekolah baik tingkat SD maupun SMP agar menggeser jam belajar.
“Jadi kegiatan belajar yang  semula mulainya jam 06.40.Wib kita geser ke pukul 08.00.WIB. untuk SMP semula 40 menit digeser menjadi 35 menit, sedangkan untuk SD semula 35 menit digeser menjadi  25 menit,”terangnya.
Lebih lanjut Zulinto menjelaskan, bagi sekolah yang melaksanakan Kegiatan  belajar  mengajar  (KBM) double shif , maka KBM sore hari menyesuaikan  dengan selesainya  KBM dengan pagi hari.
 “Kita juga minta agar kegiatan belajar selama musim asap, fokus dilakukan di dalam ruangan. “Kita fokuskan saja anak anak belajar di dalam ruangan,”ujarnya.
Untuk meminalisir terjangkitnya ISPA kepada anak-anak yang ada di sekolah, pihaknya juga meminta agar guru dan siswa untuk memakai masker pada saat melakukan kegiatan diluar kelas.
“Apabila situasi udara dan kabut asap ini akan bertambah pekat, maka KBM di satuan pendidikan akan difakultatif (dirumah), dan apabila keadaan cuaca kembali normal semua kegiatan belajar mengajar akan dikembalikan seperti biasa,”jelasnya.
Namun demikian, ia berharap kabut asap ini segera hilang agar kualitas udara semakin membaik dan siswa-siswi kembali nyaman pada saat berangkat ke sekolah. #sug
Baca:  Disdik Larang Sekolah Jual Buku
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Sumsel Berstatus Waspada Covid-19, Disdik Tak Liburkan Siswa SMA/SMK

Palembang, BP–Pihak Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan tak akan meliburkan siswa SMA/SMK terkait penyebaran virus Corona atau Covid-19 yang kini ...