Home / Headline / “Kita Enggak Mau Seperti  Jakarta, Uwong Palembang Kok Tersisihkan Oleh  Orang Lain”    

“Kita Enggak Mau Seperti  Jakarta, Uwong Palembang Kok Tersisihkan Oleh  Orang Lain”    

BP/DUDY OSKANDAR
Sultan Mahmud Badaruddin  IV, Djaya Wikramo RM  Fauwaz Prabu Diradja SH Mkn

Palembang, BP

 

     Hingga ini banyak orang –orang asli Palembang tersisihkan dari pembangunan di kota Palembang, akibatnya seni dan budaya Palembang banyak hilang.

 

Sultan Mahmud Badaruddin  IV, Djaya Wikramo RM  Fauwaz Prabu Diradja SH Mkn menilai memang sudah menjadi kewajiban Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang untuk menjaga dan menghidupkan kembali “Uwong Asli Palembang” (orang Palembang asli).

Baca:  Rapat Pleno Rekapitulasi Pilgub Sumsel Belum Dimulai, Saksi Paslon No 4 Langsung Intrupsi

“ Jangan sampai kita seperti Jakarta  ada namanya orang betawi, ada budaya betawi tapi orang-orang betawi aslinya tersisihkan , kita enggak mau terjadi seperti di Jakarta, Uwong Palembang kok tersisihkan oleh  orang lain  yang mengambil sejarah dan budaya mereka, kalau bisa orang Palembang inilah berperan di negeri sendiri, dia berkarya di negeri sendiri dan pemerintah mempunyai kewajiban  untuk mempertahankan budaya di kota Palembang dan tetap melestarikan namanya uwong-uwong Palembang,” katanya, Senin (9/9).

Baca:  WCC Palembang Soroti Kekerasan Wanita di Era Millenial

Menurut Fauwaz, dalam membangun orang Palembang bukan hanya orangnya saja  tapi  namanya orang Palembang termasuk  budaya seperti rumah limas,  cara sopan santun (bebaso)  harus cepat dilestarikan pemerintah.

“ Saya lihat perhatian pemerintah kota masih kurang, mereka lebih  terfokus pada proyek mercusuar seperti jalan , kesejahteraan dan lain-lain,” katanya.

Untuk itu menurutnya perlu adanya penguatan dari dalam Pemkot Palembang sendiri dengan adanya sifat yang baik sehingga akan membentuk pemerintahan yang  baik pula.

Baca:  2019, Sumsel Hanya Kebagian Dua Even Nasional

“ Kalau pemerintah bisa membuat masyarakat senang, bahagia, pasti pemerintah juga akan baik,” katanya.

Untuk generasi muda agar mencintai seni dan budaya Palembang, menurutnya  perlu sering diadakan kegiatan seni dan budaya Palembang.

“ Tujuannya dengan kegiatan –kegiatan budaya ini,  mereka mengetahui budaya yang ada, karena  setelah hampir 180 tahun  diacak-acak oleh Belanda  budaya kita banyak yang hilang , kita bisa mengumpulkan sedikit demi sedikit budaya yang ada,  jadi jangan sampai hilang lagi  tapi kita lestarikan,” katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

MMK Tolak RUU KUHP

#Jutaan Rakyat Indonesia Terancam Masuk Penjara, Semua Bisa Kena RUU KUHP Baru Palembang, BP Pada penghujung masa jabatan DPR RI ...