Home / Headline / 31 Kg Shabu dan 5.337 Butir Ekstasi Hasil Ungkap Kasus Polda Sumsel Dimusnahkan Polda Sumsel

31 Kg Shabu dan 5.337 Butir Ekstasi Hasil Ungkap Kasus Polda Sumsel Dimusnahkan Polda Sumsel

BP/IST
Tersangka yang diamankan di Polda Sumsel

Palembang, BP

Jajaran Direktorat Reserse Narkoba memusnahkan barang bukti 31.318,56 gram shabu dan 5.400 butir pil ekstasi hasil ungkap kasus dengan 11 perkara sepanjang Agustus 2019.
Pemusnahan barang haram yang disita dari 20 tersangka itu digelar di halaman Polda Sumsel tersebut dipimpin Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan, Rabu (4/9).
Pantauan di lapangan, narkoba tersebut, baik shabu maupun ekstasi dimusnahkan dengan cara dicampur air dan bubuk detergent kemudian di blender, lalu dibuang ke saluran pembuangan.
“Narkoba jenis shabu dan ekstasi dari hasil 11 laporan dengan jumlah 20 tersangka. 5 diantaranya dijerat dengan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan kita berjanji akan memiskinkan pelaku kejahatan narkoba,”kata Brigjen Pol Rudi.
Rudi mengatakan, semua tersangka ini merupakan jaringan berbeda-beda, salah satunya merupakan bagian jaringan internasional dari malaysia yang masuk melalui Riau dan didistribusikan ke sejumlah daerah, termasuk Sumsel menggunakan jalur darat.
Sementara itu Kasi Narkotika Kejaksaan Tinggi Sumsel Amanda membenarkan bahwa dari 20 tersangka hasil ungkap kasus jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel, lima diantaranya juga dijerat TPPU.
“Iya ada yang dari Polda itu, saya lupa namanya kalau yang dari BNN atas nama Muhammad. Untuk dari polda saya lihat lagi,” kata Amanda yang ikut menghadiri giat pemusnahan barang bukti narkoba.
Seperti diberitakan sebelumnya, Polda Sumsel menyita aset senilai Rp8,4 miliar hasil tindak pidana pencucian uang (TPPU) dari tersangka atas nama Danil Saputra alias Jamaluddin dan saat ini telah menjalani hukuman 10 tahun penjara di Lembaga Pemasyarakatan Merah Mata.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Bertambah, 25 ODP Diduga Terpapar Virus Corona di Ogan Ilir

Inderalaya, BP–Semakin hari bukannya makin berkurang, jumlah orang dalam pengawasan (ODP) bertambah menjadi 25 orang di Kabupaten Ogan Ilir (OI). ...