Home / Headline / SIM Smart Untuk Mengumpulkan Dana Masyarakat

SIM Smart Untuk Mengumpulkan Dana Masyarakat

Edison Siahaan

Jakarta, BP–Indonesia Traffic Watch (ITW) mengingatkan agar Polri lebih focus pada upaya meningkatkan kualitas penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM). Agar dapat mendorong peningkatan kesadaran tertib berlalu lintas masyarakat khususnya yang sudah memiliki SIM.

Menurut Ketua Presidium ITW Edison Siahaan, kualitas SIM yang baik bukan karena bisa digunakan untuk membayar tol atau belanja. Seperti fungsi SIM Smart (pintar) yang akan segera diluncurkan oleh Korps Lantas Polri.

Baca:  Penderita ISPA Meningkat Seiring Bertambahnya Pengendara Motor

SIM adalah bukti bahwa seseorang sudah memiliki kompetensi menggunakan kendaraan bermotor di jalan raya. Sekaligus bukti pemilik SIM sudah memahami pentingnya keselamatan pada dirinya sendiri, maupun orang lain. Seharusnya, setiap pemilik SIM menjadi pelopor ketertiban dan keselamatan lalu lintas.

ITW menilai ada yang aneh dalam penerbitan SIM Smart yang dapat berfungsi menjadi uang elektronik itu. Selain tidak relevan dengan upaya meningkatkan kualitas SIM, juga ada unsur pesanan dan potensi menyulitkan masyarakat.

Baca:  Tak Selesainya Permasalahan Transportasi Online Akibat Pemerintah Gagal Tegakkan Hukum

Edison melihat, tidak menutup kemungkinan menyetor dana ke rekening yang ada di SIM Smart dijadikan syarat untuk memperoleh SIM. Sungguh tidak terlihat peran SIM Smart untuk meningkatkan kualitas kesadaran tertib berlalu lintas maupun keselamatan.

Justru ITW mencurigai, ada kepentingan bisnis di balik SIM Smart yang akan diluncurkan Korps Lantas Polri. ITW meminta Kapolri Jenderal Tito Karnavian membatalkan peluncuran SIM Smart agar Polri tidak menjadi alat untuk mengumpulkan dana dari masyarakat yang disimpan di SIM Smart.

Baca:  ITW Desak Polri Usut Pemotongan Dua Kali Saldo e-Money Jalan Tol

ITW menyarankan, dari pada menerbitkan SIM Smart yang potensi menuai pertanyaan siapa pemilik account dana yang ada di SIM Smart. Korps Lantas lebih baik melakukan evaluasi test Psikologis sebagai syarat mendapatkan SIM yang gagal diterapkan oleh Ditlantas Polda Metro Jaya beberapa waktu lalu. Sehingga SIM semakin berkualitas dan mendorong pemilik SIM menjadi pelopor ketertiban dan keselamatan berlalu lintas. #rel

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

MMK Tolak RUU KUHP

#Jutaan Rakyat Indonesia Terancam Masuk Penjara, Semua Bisa Kena RUU KUHP Baru Palembang, BP Pada penghujung masa jabatan DPR RI ...