Home / Headline / Bandar Narkoba Tewas Baku Hantam Dengan Polisi

Bandar Narkoba Tewas Baku Hantam Dengan Polisi

Bandar narkoba yang diamankan petugas.

Muaraenim, BP–Penggrebekan bandar narkoba Penukal, Kabupaten PALI,  oleh tim gabungan Sat Narkoba Polres Muaraenim, Polsek Lembak dan Polsek Gelumbang, berlangsung cukup dramatis.

               Tim gabungan yang dipimpin Kasat Narkoba Polres Muaraenim, AKP I Putu Suryawan SIk, sempat terlibat baku hantam dengan sang bandar bernama Rusman (34), warga Dusun II, Desa Perambatan, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI saat hendak dilakukan penangkapan. 

                Penggrebekan itu dilakukan petugas, saat sang bandar hendak melakukan transaksi narkoba di jalan Desa Modong dan Desa Alay, Kecamatan Lembak, Muara Enim, pada Selasa (27/8) sekitar pukul 15.00 WIB.

               Akibat baku hantam tersebut, membuat petugas mengambil tindakan tegas terukur kepada pelaku dengan memberikan tembakan setelah sebelumnya diberikan tembakan peringatan.

              Karena pada baku hantam tersebut, pelaku menyerang petugas dengan menggunakan senjata tajam jenis pisau. Setelah terkena tembakan, pelaku sempat dirawat di RS Bhayangkara Palembang selama 2 hari, namun akhirnya tewas.

Baca:  Ilyas: Siap Mengemban Amanah

               Dari tangan pelaku petugas berhasil mengamankan barang bukti 1 paket besar sabu sabu seberat 25,68 gram, 61 butir pil extasi merek Gold, satu bilang senjata tajam jenis pisau.

              Sementara dua anggota Polisi Polsek Gelumbang, yang terlibat dalam baku hantam  mengalami cidera. Kedua anggota tersebut bernama Bripda Novran mengalami patah tulang rusuk dan Bripda Edrin mengalami patah tangan kanan. Kini keduanya masih mendapatkan perawatan intensif.

                Penggerebekan  itu berawal dari adanya informasi  dari masyarakat bahwa pelaku sering mengadakan transaksi  narkoba di wilayah Kecamatan Lembak dan Gelumbang.

                 Menindak lanjuti informasi itu,  Polsek Lembak dan Gelumbang melakukan kordinasi dengan Sat Narkoba Polres Muaraenim. Kemudian pada Selama (27/8) Kasat Narkoba membentuk tim gabungan yang didalamnya terdiri dari personil Polsek Gelumbang, Lembak dan Sat Narkoba untuk melakukan penyelidikan.

              Pada Selasa (27/8) sekitar pukul 12.00 WIB, tim gabungan mendapatkan informasi  pelaku akan melakukan transaksi  di wilayah Kecamatan Gelumbang.

Baca:  Pemusnahan Narkoba Agar Tak Disalahgunakan Oknum Polisi

             Selanjutnya tim melakukan langkah undercover boy  dan pembuntutan kepada gerak pelaku yang akan melakukan transaksi di Desa Paya Bakal, Kecamatan Gelumbang.

              Namun transaksi di batalkan, berubah lokasi  kea rah perbatasan  Desa Alay, Kecamatan Lembak dan Desa Modong, Kecamatan Sungai Rotan. Kemudian sekitar pukul 15.00 WIB, tim gabungan menuju Desa Alay, Kecamatan Lembak.

             Kemudian pelaku datang dengan membawa  barang bukti untuk melakukan transaksi. Saat pelaku hendak bertransaksi, langsung digrebek tim gabungan dengan mengamankan barang bukti dan berupaya mengamankan pelaku.

               Namun saat hendak ditanglap pelaku melakukan perlawanan dengan berupaya melarikan diri. Kemudian dikejar petugas  sehingga pelaku dan dan petugas terlibat baku hantam bergulat.

                Saat itu pelaku sempat mendorong petugas Bripda Edrin hingga terjatuh membuatnya cidera mengalami patah tangan kanan dan Bripda Novran mengalami patah tulang rusuk.

             Kemudian petugas lainnya kembali mengejar pelaku hingga terlibat baku hantam cukup sengit.   Lantas pelaku mengeluarkan senjata tajam jenis pisau yang dibawanya diayunkan ke arah petugas.

Baca:  Pembobol Toko Diringkus Saat Isap Shabu

             Sehingga petugas mengambil tindakan tegas dengan memberikan tembakan ke pada pelaku setelah sebelumnya dilakukan tembakan peringatan. Pelaku yang telah terkena tembakan, langsung dibawa petugas bersama barang buktinya ke Puskesmas setempat untuk mengobati luka tembaknya.

                Namun karena luka yang dialami pelaku cukup serius, akhirnya dirujuk ke RS Bhayangkara Palembang untuk mendapatkan perawatan intensif. Namun setelah 2 hari mendapatkan perawatan, akhirnya pada Kamis (29/8) sekitar pukul 09.45 WIB,  pelaku menghebuskan nafasnya yang terakhir.

               Kapolres Muaraenim, AKBP Afner Juwono melalui Kabag Opsnya, Kompol Irwan Andeta dan Kasat Narkobanya, AKP I Putu  Suryawan, ketika dikonfirmasi, Jumat (30/8) membenarkan penangkapan itu.

                 “Pelaku sudah lama menjadi TO. Dalam penangkapan itu pelaku sempat diberikan tembakan peringatan, namun melawan petugas. Sehingga diambil tindakan tegas terukur,” jelasnya.#nur

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

MMK Tolak RUU KUHP

#Jutaan Rakyat Indonesia Terancam Masuk Penjara, Semua Bisa Kena RUU KUHP Baru Palembang, BP Pada penghujung masa jabatan DPR RI ...