Home / Headline / Ulu Melayu Ada di Palembang

Ulu Melayu Ada di Palembang

BP/DUDY OSKANDAR
Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) Jayo Wikramo RM Fauwaz Diraja SH Mkn

Palembang, BP

Berbagai bangsa silih berganti ingin menguasai Palembang yang merupakan kota pelabuhan yang strategis di kawasan Asia Tenggara kala itu. Ulu Melayu ternyata menjadi daya tarik negeri –negeri melayu datang dan bahkan ingin menguasai Palembang.

Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) Jayo Wikramo RM Fauwaz Diraja SH Mkn mengakui hal tersebut, menurutnya Palembang memang merupakan Ulunya melayu.

“ Ada namanya kitab sulalatus salatin itu yang menyatakan asal muasal raja-raja melayu itu dari Bukit Siguntang, itu yang mengakibatkan kita itu semakin tertarik orang-orang kembali ke Palembang, kayak Malaysia dan lain, karena Bukit Siguntang itu termasuk untuk menguasai Palembang juga,” katanya, Kamis (22/8).

Baca:  Gudang di Talang Buruk Terbakar

Apalagi dari zaman Kerajaan Sriwijaya Palembang menurutnya Palembang dan sekitarnya di kenal daerah kaya dengan hasil bumi dan alam.
“ Yang lebih lebih mereka tekankan itu ketika Kitab Sulalatus Salatin itu, kitab itulah yang menekankan kalau Ulu Melayu dari Palembang,” katanya.

Sedangkan Ketua Dewan Kesenian Palembang (DKP) Vebri Alintani mengatakan,  dalam bidang kebudayaan di Sumsel pihaknya menuntut menguatnya tuntutan kembalinya pemerintahan marga karena seluruh persoalan kebudayaan di Sumsel disinyalir dihapusnya pemerintahan marga menjadi desa.

Baca:  PDIP Sumsel  Pertahankan Kemenangan Pilkada di 3 Kabupaten

“Yang terbengkalai BKB, mau diapakan BKB lalu gua putri, candi bumi dimana ketiganya diusulkan jadi cagar budaya nasional ternyata tiga ini hanya Gua Putri dan Bumi Ayu yang diakomodir lalu pasar Cinde, terbengkalai sekarang mau diapakah mau di stop ?katanya Asian Games di kerjakan itu kebohongan publik itu jelas sudah rusak dan itu bisa di tuntut secara undang undang belum yang lain, ” katanya.

Selain itu menurutnya, Sumsel sudah banyak mendaftarkan warisan budaya tak benda nasional dari bentuk bentuk kebudayaan kita seperti seni dulmuluk, guritan basemah, rumah limas, pempek songket dan lain lain.

Baca:  FKMD Dukung Revisi UU KPK

“Kalau sudah di daftarkan mau diapakan, mau dibiarkan begitu saja untuk apa didaftarkan didaftarkan kepentingannya untuk pelestarian kalau pelestarian tidak bisa di biarkan harus ada program program karena ini bisa ditingkatkan menjadi cagar budaya dunia di Unesco,” katanya.

Karena itu pihaknya bersama DPRD Sumsel akan mendiskusikan masalah budaya dan sejarah Sumsel ini termasuk identitas Sumsel sebagai ulu melayu harus dibentuk pemerintah daerah dimana asal mula melayu dari Sumsel.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Listrik Sering Padam, Warga Sebut PLN Baturaja Lebay

Baturaja, BP–Warga Kelurahan Kemelak Bindung Langit, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mengecam keras soal listrik padam. Listrik ...