Home / Headline / Puluhan Bandit Jalanan Digulung Polisi

Puluhan Bandit Jalanan Digulung Polisi

Palembang, BP

Janji Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Drs Firli SH MSi, dalam memberantas pelaku kejahatan kembali dibuktikan dengan membekuk para pelaku bandit jalanan.
“Ini janji saya. Sebelumnya berlangsung operasi, kita sudah evaluasi dan menghasilkan 28 Target Operasi (TO). Hari ini kita buktikan dengan menyelesaikan 23 TO atau mencapai 81 persen. Dari 23 kasus kejahatan yang kita ungkap itu tidak lain kasus begal, curas dan satu pelakunya meninggal dunia, sementara 74 pelaku 3C (Curas, Curat dan Curanmor) non TO juga kita gelandang, jadi total keseluruhan 97 tersangka,” kata Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Drs Firli SH MSi saat gelar press release di Mapolda Sumsel, Rabu (14/8).
Dari 97 tersangka bandit jalanan ini, orang nomor satu di Polda Sumsel ini memberikan himbauan kepada masyarakat kota Palembang maupun warga Sumsel untuk waspada jika menjumpai orang asing, janji bertemu dan ternyata menjadi target korban kejahatan.
“Terdapat modus baru, dengan berkenalan dengan seorang wanita sebagai umpan, melalui media sosial facebook. Lalu, bertemu setelah itu, pelaku lain merampok sepeda motor korban sebagaimana berhasil diungkap Jajaran Reskrim Polresta Palembang beberapa waktu lalu,” katanya.
Pengungkapan kali ini, tambah Mantan Kabid Pemberantasan KPK ini, turut menyita sembilan pucuk senjata api, lima butir amunisi 9 mm dan 15 butir amunisi cal 38, tujuh bilah senjata tajam, 19 unit sepeda motor berbagai merek, lima unit mobil, 12 unit handphone, lima tas dan dompet, tujuh lembar STNK, empat unit televisi, dua unit batrai accu, dua gelang emas dan uang tunai sebanyak Rp 250 ribu.
Dikatakan mantan Deputi Penindakan KPK ini, dari beberapa kasus Curas yang diungkapkan satu pelaku perampokan di OKI meninggal dunia karena melompat ke sungai. Yang bersangkutan juga merupakan pelaku penembakan menyebabkan Kanit Reskrim Polsek Mesuji Makmur gugur.
“Saya ingatkan kepada anggota untuk serius menindak tegas pelaku kejahatan apalagi yang menggunakan Senpira yang meresahkan masyarakat. Senjata Polri bukan untuk pajangan tapi gunakan sesuai prosedur, kalau kondisi yang membahayakan Polri dan masyarakat lakukan tindakan tegas dengan mengikuti prosedur serta menghormati HAM,” katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Peringatan Kemerdekaan RI Ke 74 , Iasma Puspa Gelar Diskusi Sejarah Depan Lawang Borotan

Palembang, BP Jika kemeriahan hari kemerdekaan Republik Indonesia (RI) selalu dengan berbagai acara dan perlombaan, namun berbeda yang dilakukan Ikatan ...