Home / Headline / Pengadaan Bibit Kelengkeng Desa Laya Senilai Rp104 Juta Disoal

Pengadaan Bibit Kelengkeng Desa Laya Senilai Rp104 Juta Disoal

ilustrasi

Baturaja, BP – Permasalahan Dana Desa di wilayah Desa Laya Kecamatan Baturaja barat Kabupaten Ogan Komering Ulu mencuat, dimana timbulnya permasalahan itu lantaran program-program yang di jalankan Pemerintah Desa laya diduga tidak sesuai dengan skala prioritas penggunaan Dana Desa.

“Saya hanya ingin menyampaikan bahwa kegiatan-kegiatan yang sudah dilaksanakan oleh Kades Laya seperti Pembelian Bibit Kelengkeng dan mangga sebesar Rp104 juta sangat tidak sesuai dengan prioritas penggunaan dana desa, karena terindikasi tidak sesuai dengan pemanfaatan dana tersebut,” ujar salah satu tokoh masyarakat H Erekson kepada wartawan, Selasa (16/07).

Baca:  Komunitas Gowes di OKU Ikut Meriahkan HUT ke-73 Bhayangkara

Fakta dilapangan setelah program tersebut dilaksanakan, banyak bibit yang tidak bisa di gunakan karena mutu dan kualitas bibit yang jauh dibawah standar. “Program itu terkesan asal jadi saja, bibitnya banyak yang kerdil dan warga tidak bisa memanfaatkannya,” ucap Erekson.

Selain itu, kata Erekson, ada juga Dana Desa tahun 2018 yang peruntukkannya untuk BUMDesa sebesar Rp50 juta namun tidak jelas program realnya.

Baca:  Sering Bermasalah, Akhirnya Mukhlisin Nonjob dari Jabatan Camat Lengkiti

“Saya sudah tanyakan langsung kalau dana itu dibelikan kades alat sablon sebesar Rp20 juta namun yang Rp30 juta lagi tidak jelas kemana peruntukkannya,” ungkap dia.

Terpisah Kades Laya Syamsul Huzairin saat dimintai konfirmasi melalui selulernya tidak menjawab, pesan melalui WhatsApp juga tidak di balas.

Sementara itu, Camat Baturaja Barat Heryamin saat dimintai konfirmasi menjelaskan, pihaknya belum mendapatkan laporan pertanggung jawaban terkait pengadaan bibit dimaksud.

Heryamin tidak menampik jika pengadaan itu memang ada tahun ini. “Memang ada pengadaan bibit di Desa Laya tapi sampai saat ini kita belum menerima laporannya,” kata Heryamin di Baturaja, Selasa.

Baca:  Henny Johan Berikan Bantuan Sembako ke Yayasan Asyifa

Disoal Dana Desa tahun 2018 yang diperuntukkan untuk BUMDesa, Heryamin mengatakan dirinya pernah di undang dalam kegiatan pelatihan.

“Fakta dilapangan pada saat itu, ada Pelatihan Sablon Kain Jumputan dan mengenai nominalnya saya kurang tau, nanti saya lihat dulu datanya,” tutup Heryamin singkat. #yan

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

HUT 74 RI, Ratusan Kilometer Jalan di OKI Diperbaiki

Kayuagung, BP–Kabar baik bagi warga Ogan Komering Ilir karena pada peringatan HUT ke 74 Republik Indonesia tahun ini pemerintah setempat ...