Home / Headline / Anis Matta : Indonesia Tengah Dilanda Krisis Multidimensi

Anis Matta : Indonesia Tengah Dilanda Krisis Multidimensi

BP/DUDY OSKANDAR
Suasana dialog kebangsaan dan sarasehan daerah Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi) Se-Sumbagsel dengan tema merajut kekuatan bangsa menuju kekuatan lima besar dunia, Sabtu (13/7) di Grand Atyasa Convention Center.

Palembang, BP

M. Anis Matta yang merupakan Inisiator GARBI, Wakil Ketua DPR RI 2009 – 2013) melihat Indonesia adalah negara besar secara demografi dan teritori dengan potensi alam, manusia, budaya, agama, dan ideologi yang beragam dan begitu luar biasa. Dengan beragam potensi itu sudah seharusnya Indonesia menjadi negara adil, makmur dan sentosa atau bahkan seharusnya Indonesia menjadi salah satu negara adidaya di Dunia.
Akan tetapi, faktanya Indonesia hari ini masih jauh dari kata “adidaya”. Jangankan untuk menjadi negara adidaya, untuk mensejahterakan rakyatnya saja Negara ini masih berpeluh susah dengan terengah-engah. Tak cukup hanya sampai di situ, hari ini Indonesia juga tengah dilanda krisis multidimensi yang dimulai dari krisis kepemimpinan.
“Hilangnya sosok pemimpin yang seharusnya bisa membawa Indonesia keluar dari beragam krisis yang ada nampaknya menjadi permasalahan utama bagi bangsa yang sudah 73 tahun ini merdeka,” kata Anis saat dalam dialog kebangsaan dan sarasehan daerah Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi)  Se- Sumbagsel dengan tema merajut kekuatan bangsa menuju kekuatan lima besar dunia, Sabtu (13/7) di Grand Atyasa Convention Center.
Juga dihadiri Edi Santana Putra (Pembina GARBI Sumsel, Walikota Palembang 2 Periode, Anggota DPR RI Terpilih 2019-2024) , kader GARBI Se-Sumbagsel (Sumsel, Lampung, Jambi, Bengkulu & Bangka Belitung) dan Tamu Undangan (Tokohn Politik, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda.
Atas dasar keresahan terhadap semua permasalahan itulah Gerakan Arah Baru Indonesia ini hadir.
Gerakan yang diinisiasi oleh beberapa tokoh hebat bangsa ini memiliki tujuan untuk mewadahi ide dan gerak anak bangsa yang akan berkontribusi mewujudkan kemajuan Indonesia sebagai kekuatan ke-5 Dunia.
“Arah Baru Indonesia adalah sebuah revolusi cerdas (Smart revolution), di mana perubahan (perbaikan) besar dijalankan tanpa goncangan sosial besar karena kita menekan tombol-tombol perubahan yang tepat. Harapannya, Gerakan Arah Baru Indonesia ini dapat menjadi angin segar yang membawa Indonesia keluar dari keterpurukannya akibat dari berbagai krisis multidimensi yang tengah melanda,” kata Anis.
Anis menyakini bahwa Bangsa Indonesia bisa menjadi kekuatan kelima di dunia. “Dalam bidang apa? Dalam bidang militer, ekonomi dan teknologi. Tiga poin itu bisa diwujudkan apabila sumber daya kita terkelola dengan baik dan potensinya sangatlah besar,” kata Anis.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Pasca Bentrok, Pemkab OKI dan Mesuji Lakukan Langkah Persuasif Redakan Kedua Kelompok yang Bertikai

Kayuagung, BP—Langkah Persuasif dilakukan oleh Pemkab Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel) dan Pemkab Mesuji, Provinsi Lampung. Dengan dibantu ...