Home / Headline / Lemkaji MPR Akan Gelar RTD

Lemkaji MPR Akan Gelar RTD

Ketua Stering Comite RTD Pataniari Siahaan sedang memberi penjelasan kepada sejumlah wartawan di Gedung MPR Jakarta, Senin (1/7).

Jakarta, BP–Indonesia sebagai negara yang memiliki ribuan pulau dan sumber daya alam  melimpah, membuat Indonesia  menjadi rebutan banyak negara. Masalah yang mengancam Indonesia semakin menjadi-jadi ketika dunia semakin terbuka serta memanasnya hubungan dagang antara Tiongkok dan Amerika Serikat.

“Ancaman yang menyerang Indonesia tak lagi kekuatan fisik, perang, namun meluas hingga ancaman perang dagang, narkoba, perdagangan manusia, dan kejahatan transnasional seperti terorisme. Untuk itulah Lemkaji akan menggelar Round Table Discussion (RTD) besok Selasa (2/7),” ujar Ketua Lembaga Pengkajian MPR RI, Rully Chairul Azwar, kepada sejumlah wartawan di Gedung MPR, Jakarta, (1/7).

Baca:  Ketua MPR: Rekomendasi Amandemen Terbatas UUD NKRI 1945 Dibahas Lebih Lanjut

 Menurut Rully, dalam kegiatan itu akan menghadirkan 14 pembicara dari pihak  terkait dan para pakar di bidang masing-masing. Seperti Kepala Staf AD Jenderal Andika Perkasa, Kepala Staf AL Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, dan Kepala Staf AU Marsekal TNI Yuyu Sutisna. Pakar hukum laut internasional Hasim Jalal, Pakar Hukum internasional Hikmahanto Juwana, Kepala Badan Informasi Geospasial Hasanuddin Zainal Abidin, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara, Hinca Siburian; pengamat militer Connie Rahakundini Bakrie. “RTD akan dilaksanakan mulai pukul 09.00 hingga 16.30 WIB yang dibagi dalam dua sessi”, paparnya.

Baca:  Wakil Ketua MPR: Medsos Diisi Berita Hoax

Ketua Stering Committee (SC) RTD, Pataniari Siahaan  mengatakan,  kegiatan itu sangat relevan bagi pemerintah. Karena, masalah terhadap wilayah negara dan sistem pertahanan dan keamanan diharap dimasukan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah.

 Untuk menyusun kegiatan tersebut, lanjut  Pataniari, Lembaga Pengkajian telah melakukan diskusi internal sejak 12 Februari 2019 hingga melakukan forum group discussion (FGD) di berbagai tempat. Dia berharap,   acara itu mampu  mencari solusi terhadap masalah yang timbul dalam menjaga keutuhan NKRI dengan karakter kepulauan  bercirikan nusantara. Memetakan masalah, mencari solusi dan merumuskan gagasan terkait partisipasi dan syarat keikutsertaan warga negara dalam bela negara serta pertahanan dan keamanan negara. Memetakan masalah, mencari solusi dan merumuskan gagasan terkait implementasi sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta yang menempatkan TNI dan Polri sebagai kekuatan utama serta rakyat sebagai kekuatan pendukung. #duk

Baca:  Lemkaji MPR Nilai Kondisi Pendidikan Nasional Banyak Persoalan
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

RUU Daerah Kepulauan Masuk Dalam Prolegnas Prioritas 2020

Jakarta, BP–RUU tentang daerah Kepulauan menjadi RUU masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas Tahun 2020. RUU inisiatif Komite I ...