Home / Headline / 6 Tahun Buronan, Komplotan Bandit Bersenpi Serahkan Diri ke Polisi

6 Tahun Buronan, Komplotan Bandit Bersenpi Serahkan Diri ke Polisi

[17:17, 6/12/2019] Arian Baturaja: 6 Tahu Buronan, Komplotan Bandit Bersenpi Serahkan Diri ke Polisi

Baturaja, BP — Alwi (30) salah seorang anggota komplotan bandit sadis bersenjata api rakitan akhirnya memilih menyerahkan diri ke polisi setelah 6 tahun menjadi buronan polisi. Alwi menyerahkan diri karena takut ditembak mati lantaran fotonya viral beredar di sosial media masuk daftar buronan polisi.

Kapolres OKU, AKBP NK Widayana Sulandari didampingi Kasat Reskrim, AKP Alex Andriyan, SKom saat dikonfirmasi, Rabu (12/6) membenarkan bahwa buronan yang paling dicari polisi ini sudah menyerahkan diri.

Alwi menyerahkan diri ke Polres Waykanan Lampung selanjutnya dijemput oleh Kasat Reskrim dan Kanit Pidum.

Tersangka kata Kapolres, sudah enam tahun buronan Polres OKU dalam kasus pencurian dengan kekerasan. Tersangka Alwi bersama komplotannya merupakan penjahat yang paling ditakuti karena merupakan penjahat sadis yang saat beraksi tidak segan-segan menyiksa korbannya.

Baca:  Pemkab OKU Luncurkan Aplikasi Simpebaja

Tersangka Alwi dan komplotannya, enam tahun yang lalu tepatnya 24 Juli 2013 merampok tauke karet di Desa Mendala Kecamatan Peninjauan Kabupaten OKU. Dalam aksi tersebut Alwi dan komplotannya merampok tauke karet yang ternyata di dalamnya ada belasan polisi yang melakukan under cover (menyamar) menjadi tauke karet.

Alwi dan kompolotan yang mengira mobil truk yang disopir anggota polisi itu adalah mobil tauke karet langsung beraksi dengan menembak kaca mobil di depan sopir. Melihat ancaman tersebut kemudian timsus gabungan langsung mengeluarkan tembakan dan terjadilah baku tembak dengan para pelaku tersebut.

Baca:  Peringati Hari Donor Darah Sedunia, UTD PMI OKU Kumpulkan 50 Kantong Darah

Karena situasinya sudah mendesak, Timsus yang beranggotakan 14 anggota polisi terlatih gabungan dari Resmob dan Intelkam Polres OKU langsung membalas tembakan perampok. Kontak senjata belasan anggota polisi yang sedang menyamar dengan enam penjahat bersenpi masing-masing Sukirno bin Suratman (26), petani, alamat di HTO Beringin Jaya Blok D Kabupaten OKU (sudah menjalani hukuman), Ihsan bin Jainuri (meninggal dunia) dalam aksi baku tembak dengan polisi.

Kemudian Alwi (30), pekerjaan wiraswasta, alamat di Desa SidoMulyo Kecamatan Belitang I Kabupaten OKU TIMUR (ditangkap). Kemudian Sukir (32), alamat Desa Sumber Jaya, Kecamatan Belitang II Kabupaten OKU TIMUR (DPO). Fendi (30), alamat HTI Beringin jaya Blok D, Kabupaten OKI (DPO) serta Dobrak (26), alamat Dung Rejo BK IX Belitang Kabupaten OKU TIMUR (DPO). Para penjahat sadis ini merupakan komplotan yang sering merampok tauke karet.

Baca:  Diduga Terinfeksi Virus Difteri, Satu Warga OKU Meninggal Dunia

Dikatakan Kapolres, para penjahat sadis ini merupakan komplotan yang sering merampok tauke karet. Dengan sudah ditahannya pelaku, polisi juga sudah mengamankan barang bukti berupa 1 pucuk senjata api rakitan, 5 butir amunisi, 1 Unit sepeda motor Honda supra X 125 CW warna hitam dengan Nopol BG 2139 WW berikut STNK, 1 buah tas pinggang warna hitam dan 1 unit mobil Truk Colt Diesel warna kuning Nopol BG 8981 BS. Pelaku saat ini sudah menjalani pemeriksaan di Mapolres OKU. #yan

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Royana Terharu, SLB Negeri Kabupaten PALI Mulai Belajar

PALI,  BP Kegiatan belajar-mengajar sudah dimulai di Sekolah Luar Biasa Negeri Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Untuk yang pertama ...