Home / Headline / Pemekaran Palembang Ulu, Yansuri: Kalau Sudah Siap Kenapa Tidak Didukung

Pemekaran Palembang Ulu, Yansuri: Kalau Sudah Siap Kenapa Tidak Didukung

BP/Dudy Oskandar
Wakil Ketua DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) M Yansuri

Palembang, BP
Adanya keinginan sebagian masyarakat kota Palembang untuk membagi menjadi dua menjadi Kabupaten Palembang Ulu ditanggapi berbeda oleh berbagai kalangan.
Wakil Ketua DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) M Yansuri mengakui sudah dari dulu sudah ada upaya untuk pemekaran kota Palembang .
“ Kalau kita punya anak kita harus yakin dak anak kita bisa dewasa , begitu dia memisahkan diri, berumah tangga dia harus punya dapur sendiri , dia harus punya kehidupan sendiri, kalau dia terpisah tapi masih makan di rumah kito tidak mendidik,” kata Yansuri, Rabu (12/6).
Untuk pemekaran kota Palembang harus ada studi kelayakan baik akademisi, tokoh masyarakat dan ulama.
“ Kalau itu sudah siap kenapa tidak di dukung, harus , malahan jadi baik,” katanya.
Dia berharap jangan sampai setelah pemekaran karena tidak bisa mandiri daerah tersebut kembali ke kabupaten atau kota induknya.
“ Banyak kejadian di daerah setelah pemekaran balik lagi, kita tidak ingin seperti itu , jadi sudah direncanakan, terprogram dan mantap , studi kelayakan dan dilihat benar memang ada kemampuan, income, hasilnya dari mana, kalau masih mengandalkan APBN, APBD Provinsi tidak kena,” katanya.
Namun dengan potensi yang ada di Palembang Ulu dia menilai belum bisa dikatakan ya atau tidak.
“ Penghasilan di sana harus jelas dulu, kalau kabupaten kota masih enak bisa tarik investor untuk pertanian, perkebunan, kehutanan dan sebagainya kalau di kota ini jasa , pajak kendaraan bermotor , mungkin tidak itu, kalau soal keamanan tidak masalah, jumlah penduduk tidak masalah, fasilitas lain sudah sangat memadai tapi untuk income harus di pelajari tentu orang-orang ahli, kasihan kalau terpisah , “ katanya.
Walikota Palembang, Harnojoyo tidak menyoalkan keinginan pembentukan kabupaten Palembang Ulu, karena menurut Harnojoyo selama untuk pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
“Tentu saya mengapresiasi pendapat masyarakat, semangat dari pada pemekaraan adalah pembangunan supaya merata, kesejateraaan masyarakat, tentu akan menkaji potensi potensi tersebut. Pada prinsipnya apa yang dinginkan masyarakat untuk mensejahterakan, meratakan pembangunan itu,” katanya usai kegiatan halal bihalal pemkot di Rumah dinas Walikota Palembang Selasa (11/5).
Namun, Harnojoyo tidak bisa berpendapat bahwa Palembang pantas untuk dimekarkan jadi dua bagian “Itu, kajian itu dilihat nanti bukan saya yang menilainya,” katanya.
Sementara itu, Asisten I Pemkot Palembang, Sulaiman Amin mengatakan bahwa akan melihat keinginan masyarakat, karena menurutnya bahwa beberapa wilayah seberang ulu, ada masyarakat tegal binangun yang masih berkinginan masuk wilayah Palembang, mereka tidak mau masuk wilayah kabupaten Banyuasin.
“Ada keinginan beberapa masyarakat yang ingin membentuk kabupaten Palembang Ulu, kita lihat dari keinginan masyarakat, dari masyarakat disitu (tegal binangun) ingin masuk kota Palembang,” katanya. #osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

FGD Rembuk Aktivis Se-Sumsel  Bahas Kisah Lama Hingga Aktivis Menjadi Pejabat

Palembang, BP   Focus Group Discussion (FGD) acara Rembuk Aktivis se Sumsel di hotel Benston berlangsung seru, Kamis (19/9). Berbagai ...