Home / Headline / Iran Bisa Jadi Role Model Negara yang Fokus Bela Palestina

Iran Bisa Jadi Role Model Negara yang Fokus Bela Palestina

Palembang, BP–Diskusi publik dengan tema tentang Iran, Hari Quds dan Palestina diselenggarakan atas kerjasama Prodi politik Islam Fakultas Adab dan Humaniora (FAHUM) Universitas Islan Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, serta Himpunan Mahasiswa Prodi Politik Islam dan Konsulat kebudayaan Kedutaan Iran, di Aula lantai III Fakultas Adab dan Humaniora (FAHUM) UIN Raden Fatah Palembang, Minggu (26/5).

Usai acara acara dilanjutkan dengan buka bersama di tempat yang sama.
Acara tersebut dimoderatori oleh pengamat politik dari Mahija Institut, Niko Adityas, MA.
Dekan Fahum UIN Raden Fatah Palembang Dr. Norhuda melihat persoalan Palestina bukanlah persoalan negara tersebut semata, tetapi persoalan Palestina adalah persoalan kemanusiaan secara universal.
Sedangkan menurut Kemas Ari Panji yang juga sejarawan Sumsel menyebut bahwa Iran dapat dijadikan role model sebagai negara yang fokus terhadap pembelaan Palestina.
“Karena Iran telah membentuk pasukan quds dari tahun 90 an hanya khusus membela Palestina,” katanya.
Dan biasanya orang orang Israel menurut Kemas Ari, orang sama halnya dengan orang non muslim yang lain selalu memanfaatkan momentum puasa ramadhan menyerang Palestina karena dianggapnya lemah atau sedang berpuasa.
Adapun Kiki Mikail dalam sambutannya selaku Direktur Iran Corner menyebut bahwa masyarakat internasional setidaknya harus menghargai resolusi majelis umum PBB nomor 181 tahun 1947 yang memberikan mandat berdirinya negara Palestina dan Israel yang masing masing berstatus merdeka.
Untuk menyuarakan keadilan, Palestina harus diakui oleh seluruh negara anggota PBB yaitu 193 negara. Dari 193 negara tersebut, kini sudah 137 negara yang mengakui kedaulatan Palestina.
Dan masih menunggu 56 negara mengakui kedaulatan Palestina karena dari 56 negara tersebut didalamnya termasuk negara adidaya Amerika serikat dan Inggris yang bertanggung jawab terhadap berdirinya negara Israel di tanah Arab.
Iran sebagai negara Islam, Pasca revolusi sangat fokus membela Palestina utamanya dengan pembentukan pasukan quds. Iran juga merupakan satu satunya negara yang menolak berdirinya negara Israel di timur tengah.
“Terakhir, sebagai pihak penyelenggara kegiatan ini, kami berharap dengan adanya diskusi ini, pemahaman mahasiswa terhadap persoalan Palestina lebih luas dan mahasiswa mampu memahami persoalan inti dari konflik Palestina-Israel. #osk/rel

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Paparkan Renstra Muba, Dodi Reza Pukau Mahasiswa FH Unsri

Palembang, BP–Ratusan mahasiswa Fakultas Hukum (FH) strata 1, strata 2, dan program Doktoral Universitas Sriwijaya (Unsri) mengenakan almamater lengkap berwarna ...