Home / Headline / 500 Kg Daging Ludes di Operasi Pasar

500 Kg Daging Ludes di Operasi Pasar

Warga antusias membeli daging di operasi pasar.

Muaraenim, BPOperasi pasar yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Muaraenim bekerja sama dengan Bulog Lahat membawa berkah bagi masyarakat. Hanya dalam waktu sebentar sebanyak 500 kg daging sapi impor dari India yang dijual di Operasi Pasar tersebut ludes terjual tak bersisa.

               Operasi pasar itu berlangsung di pasar mambo depan hotel Mitra Kota Muaraenim, Kamis (24/5). Pada operasi pasar itu, tidak hanya daging yang dijual dengan murah dipatok seharga Rp 80 ribu/kg. Tetapi dijual juga minyak goreng merek fortune Rp 10.500/kg, gula pasir Rp 11.500/kg, beras kemasan 5 kg dijual Rp 45 ribu/kampil.

                  Sedangkan daging sapi beku impor dari India seharga Rp 80 ribu/kg. Pada operasi pasar tersebut, terlihat para ibu rumah tangga ramai ramai membeli daging sapi yang harganya jauh lebih murah ketimbang daging sapi segar yang mencapai Rp 130 ribu/kg di pasar.

Baca:  Selisih Paham, Rekan Bisnis Tewas Ditembak

                 Sangkingkan banyaknya masyarakat yang berminat membeli daging tersebut, sampai sampai ada warga yang membeli sampai 4 kg. Namun rata rata ada yang membeli 1-2 kg.

                Kabid Tata Kelola Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Muaraenim, Wartini, menegaskan, operasi pasar yang digelar Dinas Perdagangan dan Perindustrian bekerja sama dengan Bulog bertujuan untuk menyetabilkan harga kebutuhan pokok di pasar menjelan Idul Fitri.

                 “Operasi pasar ini kita lakukan supaya harga kebutuhan pokok menjelang lebaran bisa stabil. Karena saat ini harga sembako sudah mulai naik,” jelasnya.

Baca:  45 Anggota DPRD OKI Bersumpah Penuhi Kewsjiban

                Dia mengaku, bahwa pada operasi pasar tersebut, masyarakat cukup antusian untuk membeli daging sapi beku impor dari India. Karena harga daging segar di pasar cukup mahal mencapai Rp 130 ribu/kg.

                  “Daging sapi beku yang dijual memang impor dari India, tetapi telah memiliki sertifikat halan dan sertifikat dari karantina,” jelasnya.

Baca:  Baru Dibangun, Rumah Amblas Masuk Sungai

                      Menurutnya,  jika kondisi harga belum juga stabil, maka pihak Bulog bersedia untuk melakukan operasi pasar kembali mendekati lebaran Idul Fitri.#nur

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Nunggak 2 Tahun, Bapenda OI Minta HK Lunasi PBB

# Sebanyak Rp8Miliar, Targetkan Capai PAD Inderalaya, BP Guna mencapai target PAD Kabupaten Ogan Ilir (OI), Bapenda terus melakukan terobosan ...