Home / Headline / Sakit Hati Disebut Banci dan Miskin, Tikam Sepupu Hingga Tewas

Sakit Hati Disebut Banci dan Miskin, Tikam Sepupu Hingga Tewas

Palembang, BP — Masih remaja tanggung, namun AD sudah berperilaku keji. Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan ini tega membunuh Wiwik Wulandari (14) yang tak lain adalah sepupunya sendiri.

Akibatnya AD harus mendekam di tahanan polisi menyusul ditemukannya Wiwik dalam kondisi tidak bernyawa lagi di parit pada Jumat (17/5/2019) di Kelurahan Lubuk Tanjung oleh warga sekitar.

Baca:  Bunuh Pengunjung Kafe, Dituntut 15 Tahun

Kasat Reskrim Polres Lubuklinggau AKP Rivou Lapu mengatakan terungkapnya kasus pembunuhan Wiwik itu setelah petugas mendapatkan rekaman CCTV di lokasi kejadian.

Pada rekaman tersebut, AD dan Wiwik terekam berada di lokasi dan terlihat sedang bertengkar. Petugas akhirnya menangkap AD di kediamannya di Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Lubuklinggau, Jumat (17/5/2019).

“Saat kita tangkap, pelaku baru saja menjemur baju yang digunakannya saat membunuh korban. Pelaku tidak bisa mengelak lagi,” kata Rivou, Selasa (21/5/2019).

Baca:  Habisi Selingkuhan Istri Secara Spontan, Nila Saputra Mengaku Menyesal

Rivou menjelaskan, Wiwik tewas setelah ditikam tiga kali oleh pelaku. Setelah itu, tubuh korban langsung dibuang ke parit untuk menghilangkan jejak.

Hasil pemeriksaan, AD nekat membunuh korban lantaran sakit hati terhadap ucapan korban yang menyudutkan dirinya.

“Pelaku dibilang banci dan miskin, sehingga dia marah dan menusuk korban sampai tewas. Motifnya sakit hati,” ujar Rivou

Baca:  Polisi Duga Wanita Korban Mutilasi Dibunuh Oleh Mantan Pacarnya

Polisi mengamankan barang bukti berupa pakaian korban dan tersangka saat terjadi penusukan. “Untuk pisau yang digunakan masih dicari, karena dibuang oleh pelaku,” katanya. #ris

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Bupati Muba Dodi Reza Lantik Tiga Pejabat Eselon II 

Sekayu, BP–Setelah mengikuti tahapan pelaksanaan seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Eselon II beberapa waktu lalu, akhirnya Bupati Musi Banyuasin ...