Home / Headline / Polisi, Pemda, dan Warga Sepakat Tidak Ada People Power di Palembang

Polisi, Pemda, dan Warga Sepakat Tidak Ada People Power di Palembang

Kapolresta KOmbes Didi Hayamansyah

Gubernur Sumsel H Herman Deru

Palembang, BP–Kapolresta Palembang Kombes Didi Hayamansyah memastikan tidak akan ada pergerakan people power yang diisukan bakal berlangsung pada 22 Mei mendatang di Palembang, Sumatera Selatan.
Isu people power tersebut sebelumnya dikeluarkan sebagai upaya penolakan hasil pemilu pemilihan presiden.
“Insya Allah kita sudah sepakat dari unsur pemerintah kota, tokoh agama dan masyarakat menyatakan Palembang tidak ada people power,” kata Didi, Rabu (15/5/2019).
Didi mengatakan, pihak kepolisian tetap akan melakukan antisipasi jika adan massa yang turun ke jalan untuk menyampaikan pendapat pada 22 Mei. Ia mengimbau agar masyarakat tidak mudah termakan isu yang saat ini berkembang, terlebih lagi soal isu capres dan cawapres.
“Kita sepakat, Palembang aman, nyaman, damai sehingga pembangunan dapat berjalan dengan lancar. Seandainya ada (people power) itu sudah kita siapkan tahapan-tahapan untuk menghadapi massa yang melaksanakan unjuk rasa atau menyampaikan pendapat soal pengumuman,” ujarnya.
Sebelumnya, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak terbawa dalam arus polemik politik yang saat ini sedang panas.
Menurut HD, pelaksanaan tahapan pemilu legislatif hingga pilpres di Sumatera Selatan telah berjalan dengan aman dan terbuka secara transparan. Sehingga apa pun hasil dari pemilu tersebut diharapkan dapat diterima oleh masyarakat.

“Masyarakat Sumsel dapat menerima hasil penghitungan karena sudah sangat transparan dalam prosesnya, jika ada ajakan-ajakan untuk people power jangan mau,” ujar Herman, Selasa (14/5/2019).#ris

Baca:  UIN Ajak Alumni Bersaing di Kompetisi Penerimaan CPNS
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Mantan Hakim MK Sebut Narasi Bambang Widjojanto Berbahaya Sekali

Jakarta, BP–Mantan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Maruarar Siahaan ikut mengomentari pernyataan Tim Hukum Capres-cawapres 02 Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto (BW), mengenai ...