Home / Headline / Peringatan Hari Jadi Ke-73 Provinsi Sumsel Hanya Dihadiri 16 Anggota DPRD Sumsel

Peringatan Hari Jadi Ke-73 Provinsi Sumsel Hanya Dihadiri 16 Anggota DPRD Sumsel

BP/IST
Rapat Paripurna Istimewa XXVIII DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dalam rangka memperingati hari jadi ke-73 Provinsi Sumatera Selatan tahun 2019 bertempat di Ruang Rapat Paripurna Kantor DPRD Provinsi Sumsel, Rabu (15/5) terlihat bangku kosong milik anggota DPRD Sumsel dimana dari 71 bangku hanya terisi sebanyak 16 orang, sehingga terlihat cukup aneh di acara rapat paripurna istimewa tersebut.

Palembang, BP–Rapat Paripurna Istimewa XXVIII DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dalam rangka memperingati hari jadi ke-73 Provinsi Sumatera Selatan tahun 2019 bertempat di Ruang Rapat Paripurna Kantor DPRD Provinsi Sumsel, Rabu (15/5) berjalan khitmad.

Sayang banyak bangku kosong milik anggota DPRD Sumsel dimana dari 71 bangku hanya terisi sebanyak 16 orang, sehingga terlihat cukup aneh di acara rapat paripurna istimewa tersebut.
Turut hadir tampak hadir Gubernur Sumsel H. Herman Deru, S.H., M.H., Ketua DPRD Sumsel H.M. Aliandra Pati Gantada, SH, M.Hum., 3 orang Wakil Ketua beserta 14 anggota DPRD Sumsel, Wakil Gubernur Sumsel Ir. H. Mawardi Yahya, Pangdam II/Swj Mayjen TNI Irwan, S.IP, M.Hum, Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs. Zulkarnain Adinegara, Kabinda Sumsel, Kepala BNN Sumsel, Perwakilan Kemhan RI di Prov. Sumsel, Danlanal, Danlanud, Wakajati Sumsel, para Bupati/Walikota Se-Sumsel, dan Ketua Penggerak PKK Sumsel Ibu Hj. Febrita Herman Deru serta tokoh masyarakat.

Baca:  Sumsel Harus Manfaatkan Potensi Yang Ada

“Ini memang rapat istimewa paripurna yang tidak perlu quorum pelaksanaannya, mungkin mereka yang tidak hadir karena kediamannya tidak hanya di kota Palembang. Mungkin saja dalam bulan puasa dan sedang ibadah masing di daerah,” kata Gubernur Sumsel Herman Deru usai rapat.
Meski begitu Mantan Bupati OKU Timur dua periode tersebut, seharusnya di HUT ke 73 provinsi Sumsel, harusnya bisa lebih semarak dan dihadiri mayoritas anggota dewan yang ada.
“Ini dijadikan intropeksi apa yang dibuat dan apa yang akan dibuat, serta melibatkan masyarakat. Saya belum bisa komentar karena baru tahun ini merayakannya. Ulang tahun otomatis kemeriaan dan melibatkan ke masyarakat,” katanya.
Wakil Ketua DPRD Sumsel M Yansuri mengatakan, banyaknya anggota DPRD Sumsel tidak hadir dalam rapat paripurna kali ini mungkin anggota dewan lagi ada perjuangan karena mencalonkan kembali sebagai anggota DPRD Sumsel.
“ Kalau tidak salah yang masuk lagi ke dewan tidak sampai 30 orang lagi, yang incumbent yang lain berguguran,” katanya.
Menurutnya rapat paripurna istimewa tidak harus qorum di hadiri sebagian anggota DPRD Sumsel,
“Sebenarnya disayangkan kalau mereka tidak datang tapi bagaimana yang datang rata-rata jadi anggota dewan lagi, “ katanya.
Sedangkan Gubernur Sumsel H Herman Deru mengajak warga Sumsel dan stakholder menggelorakan semangat dari Kerajaan Sriwijaya .
Hal itu disampaikan Herman Deru pada saat penyampaian sambutan dalam acara peringatan Hari Jadi ke 73 Sumsel dalam rapat paripurna istimewa DPRD Sumsel di gedung DPRD Sumsel, Rabu (15/5).
Hari Jadi Provinsi Sumatera Selatan menurut Gubernur mengingatkan kita tentang kebesaran Kerajaan Sriwijaya, yang bukan hanya membanggakan di lingkup lokal tapi juga nasional bahkan internasional.

Baca:  DPRD Sumsel Setuju Pemekaran Kabupaten Gelumbang

“Bagi kita masyarakat Sumatera Selatan, Kerajaan Sriwijaya memberikan energi tersendiri untuk membawa provinsi ini terus menjadi provinsi yang maju dan terdepan, sebagaimana tercantum dalam visi Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2019-2023 yaitu ”Sumatera Selatan Unggul dan Terdepan tahun 2025”

Visi Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) tersebut menurutnya telah diturunkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2019-2023 dengan Visi ”Sumsel Maju Untuk Semua”.

Baca:  Drama di Sungai Palembang

Mulai tahun 2019 pihaknya akan fokus dalam mencapai 16 sasaran.

“Di tahun 2019, Sumsel akan fokus pada 16 sasaran kemajuan yaitu ekonomi kerakyatan, inventasi industri dan perdagangan, pertanian rakyat dan kedaulatan pangan, kesejahteraan rakyat, akses energi, kesehatan masyarakat, maju akses pendidikan berkualitas, pembangunan reprensif eksestensi jender dan anak, pelayanan publik berkulitas bagi masyarakat, pembangunan yang transparan dan akuntabel, aparatur progesional yang berintegritas, kualitas lingkunangan hidup, infrastruktur dan produktifitas, stabilitas Kamtib dan kehidupan beragama, seni budaya dan pariwisata serta maju pemuda dan olehraga”, terang Herman Deru.
Deru mengatakan, 16 sasaran pembangunan tersebut perlu dukungan dari semua pihak .
Kinerja pembangunan Sumsel menurutnya kini makin membaik.
“Capaian makro ekonomi 5,68 persen pertumbuhan ekonomi Februari 2019. Capaian makro Sumsel menujukkan tren positif,” katanya.
Ketua DPRD Sumsel H.M. Aliandra Pati Gantada, SH, M.Hum. menyampaikan, bahwa rapat paripurna memperingati hari jadi ke-73 Prov. Sumsel 2019 mengusung thema Mari Kita Wujudkan Pembangunan Insprastruktur Yang Merata dan Berkeadilan Menuju Sumsel Maju Untuk Semua. “Melalui proses panjang maka pada tanggal 15 Mei ditetapkan sebagai hari jadi Provinsi Sumsel melalui Peraturan Daerah No. 5 Tahun 2007. Dan semoga melalui peringatan ke-73 ini kita bisa menuju Provinsi Sumsel yang lebih maju dan berkembang”, kata Gantada.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Kodim 0404/Muara Enim Berjibaku Padamkan Api Bakar Lahan

Palembang, BP Komandan Kodim 0404/Muara Enim Letkol Inf Syarifuddin melalui Komandan Koramil 404-01/Gelumbang Kapten Inf Edi Prayitno bersama Tim Satgas ...