Home / Headline / Penataan Pasar Pagi Kota Muaraenim Setengah Hati?

Penataan Pasar Pagi Kota Muaraenim Setengah Hati?

Para pedagang yang kembali berjualan di badan jalan di kawasan pasar-pasar los eks gedung SMKN yang ditinggalkan pedagang.

Muataenim, BP-Penataan pasar pagi kota Muaraenim dilakukan Pemkab Muaraenim terkesan setengah hati?. Soalnya para pedagang yang telah dipindahkan ke los pasar gedung eks SMKN, kini kembali berjualan di sejumlah ruas jalan di kawasan pasar tersebut.

              Itu dikarenakan, penataan los pasar eks gedung SMKN yang ditempati pedagang tidak refresentatif, sehingga pembeli menjadi sepi. Akibatnya pedagang satu persatu kembali hijrah berjualan di sejumlah ruas jalan di kawasan pasar tersebut.

Baca:  Pemkab Muaraenim Gelar Festival Anak Yatim dan Dhuafa

               Menyikapi permasalahan itu, Wakil Bupati Muaraenim, H Juarsah SH ketika dikonfirmasi mengatakan  bahwa pihaknya sudah beberapa kali melakukan rapat dengan dinas  permasalahan pasar tersebut.

                “Sebelum pedagang itu dipindahkan, kita telah melakukan pengkajian secara komprehensif mulai dari parkir, drainase dan masalah kebersihan, supaya pasar tersebut benar bekar refresentatif,” Wabup, Rabu (15/5).

Baca:  Bank Indonesia Lirik Kopi Semende

                Begitu juga masalah penerangan listrik di dalam los pasa eks gedung SMK, juga diminta agar semuanya bisa diberi penerangan listrik.

               Semua OPD, lanjutnya sudah diberi tanggung jawab masing masing masalah pasar tersebut. Dinas Lingkungan Hidup bertanggung jawab masalah kebersihannya, Dinas PU PR bertanggungjawab masalah drainase dikawasan pasar agar tidak becek dan menimbulkan bau busuk.

          Dinas Perhubungan bertanggungjawab masalah parkir. Satpol PP bertanggungjawab masalah penertiban pedagang. “Permasalahan ini dalam waktu dekat akan kembali saya rapatkan dengan OPD terkait. Suapaya para pedagang kembali ke tempat yang telah dipindahkan tidak berjualan di badan jalan,” tegasnya.

Baca:  BSB Siapkan Rp5 Miliar Untuk Uang Tukaran

          Menurutnya, pihaknya tidak ada memberikan toleransi kepada pedagang yang kembali berjualan di badan jalan. “Memang selama bulan Ramadhan ini, petugas kita kurang begitu ketat melakukan penertiban kepada para pedagang yang kembali berjualan di badan jalan. Namun bukan berarti kita memperbolehkan mereka berjualan di badan jalan,” tegasnya.#nur

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Milad IKPM Sumsel Yogyakarta Ke 43 Tahun

Palembang, BP Organisasi IKPM Sum-Sel Yogyakarta yang kini menembus usia 43 tiga tahun, merupakan perjalanan yang sangat panjang dan patut ...