Home / Headline / Lolos Uji Coba, Bulan Depan LRT Palembang Beroperasi Penuh

Lolos Uji Coba, Bulan Depan LRT Palembang Beroperasi Penuh

..

Palembang, BP— Light rail transit (LRT) Palembang akan mengakhiri masa uji coba operasional pada Juni 2019 mendatang. Dengan demikian, LRT Palembang ini akan beroperasi secara penuh.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, selama 11 bulan masa uji coba, LRT Palembang hanya menjalankan enam trainset untuk mengangkut penumpang. Namun, setelah masa uji coba berakhir, delapan trainset akan dioperasikan secara menyeluruh.
Dengan dioperasikannya seluruh rangkaian kereta, waktu tunggu kereta atau headway di setiap stasiun yang selama ini sekitar 30 menit akan dipangkas menjadi hanya 15 menit.
“Kita rencanakan tanggal 1 atau 7-8 Juni untuk suatu operasi yang level of service-nya jauh lebih baik dari sekarang. Kalau sekarang katakanlah headway-nya masih di atas 30 menit. Nanti akan kita tekan menjadi hanya 15 menit,” ujar Budi saat melakukan kunjungan kerja ke Palembang, Sumsel, Jumat (10/5/2019).
Budi melanjutkan, setelah beroperasi secara penuh, rangkaian kereta LRT dari Stasiun Depo menuju Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang hanya memakan waktu sekitar 42 menit, karena sudah delapan trainset kereta yang digunakan.
Beberapa stasiun juga akan dilakukan penyesuian pemberhentian, seperti di Stasiun Pasar Cinde dan Stasiun DJKA, karena sering digunakan masyarakat untuk naik turun.
“Pemerintah pusat fokus dengan keberhasilan LRT Sumsel karena Palembang menjadi percontohan sekaligus kota pertama yang memiliki transportasi masal LRT. Kalau kota percontohan selalu membutuhkan peningkatan dan perbaikan karena menjadi tolak ukur pengembangan di kota lain sehingga terus melakukan penyesuaian,” ujarnya.
Selama uji coba, Budi mengakui angkutan pendukung LRT di Palembang belum maksimal. Sehingga pemerintah pun akan terus melengkapi sarana dan prasarana yang dibutuhkan. Termasuk dengan mengoptimalkan feeder LRT yang memanfaatkan bus rapid transit (BRT) milik Pemkot Palembang yakni TransMusi dan Damri.
“Sistem trayek feeder yang matang akan meningkatkan okupansi dan ketergantungan masyarakat dalam menggunakan LRT serta mengurangi penggunaan kendaraan pribadi,” jelasnya.
Walikota Palembang Harnojoyo menambahkan, mereka mendukung dengan menggerakkan seluruh manajemen transportasi BRT untuk melengkapi transportasi LRT. Sehingga, LRT nantinya bisa menjadi transportasi utama dalam waktu beberapa tahun ke depan dengan sistem antarmoda yang terus dikembangkan.
“Agar menyentuh ke pemukiman penduduk yang jauh dari tengah kota dan bermuara di LRT. Kami mendukung untuk persiapan antarmoda yang baik, diefektifkan supaya masyarakat Palembang lebih tertarik naik LRT ketimbang transportasi lainnya,” ujar Harno.#pit

Baca:  LRT Sumsel Singgahi Dua Stasiun
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Milad IKPM Sumsel Yogyakarta Ke 43 Tahun

Palembang, BP Organisasi IKPM Sum-Sel Yogyakarta yang kini menembus usia 43 tiga tahun, merupakan perjalanan yang sangat panjang dan patut ...