Home / Headline / Bupati Muba Dodi Reza Hadiri Forum Perencanaan Musrenbangnas 2019 dan RKP 2020

Bupati Muba Dodi Reza Hadiri Forum Perencanaan Musrenbangnas 2019 dan RKP 2020

Bupati Muba Dodi Reza Alex berbincang di sela acara Musrenbangnas 2019 di Shangri-La Hotel, Jakarta, Kamis (9/5/2019). 

Jakarta, BP — Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex menghadiri  acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2019 di Shangri-La Hotel, Jakarta, Kamis (9/5/2019).

Acara  penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2020 bertema Peningkatan Sumber Daya Manusia untuk Pertumbuhan Berkualitas.
Presiden Joko Widodo langsung memimpin pembahasan ini dengan peserta beberapa pimpinan lembaga negara di antaranya Ketua DPR Bambang Soesatyo, Ketua MPR Zulkifli Hasan, dan Ketua DPD Oesman Sapta Odang.
Kementerian PPN/ Bapenas, Bambang Ps Brodjonegoro, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menko SDM Puan Maharani, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko Polhukum diwakili oleh Mayjend Surya Agus  para gubernur dan bupati walikota se Indonesia.
Menteri/Kepala Bappenas, Bambang PS Brodjonegoro mengatakan Musrenbangnas 2019 merupakan momentum penting karena dilaksanakan dalam rangka penyusunan RKP 2020 yang merupakan pelaksanaan tahun pertama Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 dengan agenda utama meningkatkan SDM berkualitas dan berdaya saing.
“Pada 2024 pertumbuhan ditargetkan rata-rata 5,4%-6% per tahun,” tambahnya.
Dalam lima tahun terakhir, kata Bambang, pembangunan nasional menunjukkan kemajuan yang sangat baik. Di tengah ketidakpastian global, ekonomi nasional tumbuh dengan stabil dan mencapai 5,17% di 2018. Kemiskinan mencapai tingkat rendah 9,66% di September 2018.
Tingkat pengangguran terus menurun di angka 5,34% pada Agustus 2018. Kesejahteraan sosial juga terus membaik. Antara lain dengan meningkatnya angka usia harapan hidup dan tingkat pendidikan juga  stabilitas politik dan keamanan yang terjaga.
“Presiden sudah menggagas impian 2015-2085. Untuk menterjemahkan impian tersebut, Bappenas telah menyusun visi 2045. Dalam visi 2045 Indonesia akan menjadi negara maju dan berpendapatan tinggi dengan PDB terbesar kelima di dunia,” kata Bambang.
Terkait Musrenbang nas ini, Bupati Muba Dodi Reza menjelaskan beberapa upaya yang  digencarkan Pemkab Muba sudah  sejalan dengan cita-cita Presiden RI Joko Widodo. Saat ini pihaknya terus gencar mengajak seluruh kepala OPD di Pemkab Muba agar maksimal meningkatkan perekonomian mikro dari sisi pertanian atau perkebunan.  Seperti diketahui, saat ini Muba sedang gencar memacu program pembangunan jalan aspal karet dan implementasi pengelolaan inti kelapa sawit menjadi BBM.
“Kepala OPD harus gencar menigkatkan sisi mikro pertanian dan perkebunan. Saat ini aspal karet terus digencarkan, kalau tahun kemarin kita baru membangun satu ruas jalan , tahun ini akan ada lima ruas pembangunan jalan aspal karet,” ulasnya,
Jika  penerpaan aspal karet di Muba menular menjadi gerakan aspal karet nasional  otomatis mendongkrak harga karet petani. Mendagri telah buat  Surat Edaran penggunaan aspal karet di Indonesia.
Selain karet rakyat,  Pemkab Muba juga  gencar  merealisasikan inovasi pengelolaan inti kelapa sawit menjadi bahan bakar nabati (biofuel)
“Kita menggandeng ITB dan BPDP-KS. Insya Allah dalam waktu dekat akan terealisasi dan Muba akan menjadi inisiator penerapan energi baru terbarukan di Indonesia.
Langkah penting soal energi terbarukan sudah dilakukan Dodi hingga menjadi pembicara di ajang  Indonesia-USA Renawble Energy Business Forum pada 2 Mei 2019 di Houston, Texas.  Pada awal September 2019 Dodi akan menghadiri undangan Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat HE Mahendra Siregar. Dodi kembali’ akan memaparkan penerapan Biofuel kelapa Sawit Musi Banyuasin  di sidang Umum PBB ( Perserikatan Bangsa-Bangsa), di New York, AS.#arf
Baca:  Gali Potensi Daerah, Dodi Undang LIPI ke Muba
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Milad IKPM Sumsel Yogyakarta Ke 43 Tahun

Palembang, BP Organisasi IKPM Sum-Sel Yogyakarta yang kini menembus usia 43 tiga tahun, merupakan perjalanan yang sangat panjang dan patut ...