Home / Pendidikan / Coba Manipulasi Prestasi Sekolah, Peserta Bakal Terlihat Saat Tes Wawancara PMDKPN

Coba Manipulasi Prestasi Sekolah, Peserta Bakal Terlihat Saat Tes Wawancara PMDKPN

(Suasana peserta tes wawancara calon mahasiswa Polsri jalur PMDKPN yang digelar di Aula Gedung Polsri)

Palembang, BP

Panitia Penerimaan Calon Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) menegaskan pihak sekolah jangan coba memanipulasi prestasi siswa yang didelegasikan melalui jalur Penelusuran Minat dan Kemampuan Politeknik Negeri (PMDKPN).

Pasalnya, memanipulasi atau meninggikam nilai raport prestasi siswa agar masuk jalur undangan akan menjadi benalu bagi peserta tes karena akan menemui kesulitan pada saat tes wawancara oleh panitia.

“Tahun lalu itu ada 1-5 orang yang tak sesuai dengan minat dan kompetensi peserta sehingga tidak kita loloskan,”ujar Wakil Direktur 1 Polsri Carlos RS, ST, MT saat dibincangi di kantornya, Jumat (26/4).

Baca:  Nyimas Bunga Sumbang Perunggu untuk Merah Putih

Lanjut Carlos, bahwa hari ini sebanyak 599 peserta calon mahasiswa jalur Penelusuran Minat dan Kemampuan Politeknik Negeri (PMDKPN) Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) menjalani tes wawancara sebagai salah satu syarat diterima lolos untuk masuk Polsri.

Pihaknya menghimbau agar peserta yang dikirim oleh kepala sekolah adalah benar-benar pilihan yang berprestasi sesuai minat dan kemampuan. Minat berarti benar ingin sekali kuliah di Polsri sedangkan kemampuan adalah prestasi akademis dan ekstrakurikuller di sekolah. Bukan dipaksakan siswa dengan meninggikan nilai rapor misalnya.

“Jangan dilakukan karena itu merusak sistem pendidikan. Karena kita ingin mereka yang berkualitas. Kita tidak suuzhon dengan kepala sekolah tapi tes wawancara ini untuk menguji apakah yang bersangkutan sesuai dengan yang diportofolio,”harapnya.

Baca:  1573 Mahasiswa Polsri Resmi Sandang Gelar Baru

Bukam hanya jalur PMDKPN tapi juga semua jalur kita ingin yang sesuai. Pun juga jalur bidikmisi kita sampai validasi.

“Jadi ada beberapa jalur untuk masuk Polsri, pertama jalur PMDKPN dengan kuota PMDKPN minimal 20 persen kuota. Dan hari ini tes wawancara, bagi yang tidak hadir, terpaksa hangus,”tambahnya

Menurut Carlos, yang berhak mengirimkan nama adalah pihak sekolah kemudian siswa mengumpulkan portofolio mulai dari nilai dan prestasi. Jika kemampuan baik dilihat dari segi nilai tapi daat di tes wawancara tidak bisa maka gugur.

“Jadi kita memastikan yang jalur ini benar-benar memiliki prestasi. Jika mereka juara kemudian kita tes pengetahuan umum misal Ibu kota Provinsi Sumsel tidak bisa kan patut dipertanyakan,”urainya.

Baca:  Soal Kartu Pra Kerja Jokowi, Mendikbud: Itu Bukan Domain Saya

Sehingga pihak nya memastikan semua mahasiswa jalur PMDKPN adalah orang cerdas dari utusan sekolahnya. “Karena tahun lalu ada yang tak sesuai dengan porto folio,”urainya.

Sementara itu Carlos menyebutkan bahwa pengumuman akan diumumkan melalui portal resmi Polsri pada 3 Mei 2019 mendatang.

Imam salah satu peserta tes dari SMAN 1 Tanjung Lago Ogan Ilir mengaku sempat deg-deg an menjalani tes wawancara karena takut tidak bisa menjawab.

“Banyak tadi yang ditanya, tapi Alhamdulillah tahu. Kebanyakan pengetahuan umum, seperti ibu kota provinsi Sumsel. Ada juga bahasa Inggris yang agak sulit tadi,”pungkasnya. #sug

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

27 Lulusan SMAN Sumsel Terima Beasiswa Perguruan Tinggi Bergengsi di Indonesia

Palembang, BP Kiprah lulusan SMA Negeri Sumsel, sebagai salah satu sekolah unggulan di Sumsel kini terus meluluskan generasi yang berkualitas ...