Home / Headline / Ratusan Emak-Emak Tuntut Pengusutan Kecurangan Pemilu Serentak di Palembang  

Ratusan Emak-Emak Tuntut Pengusutan Kecurangan Pemilu Serentak di Palembang  

BP/IST
Puluhan massa yang tergabung di Komando Barisan Rakyat Anti Pemilu Curang (Kobarkan Perang) atau Barisan Emak-emak Pendukung Prabowo datangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang, Rabu (24/4) pagi.

Palembang, BP

Puluhan massa yang tergabung di Komando Barisan Rakyat Anti Pemilu Curang (Kobarkan Perang) atau Barisan Emak-emak Pendukung Prabowo datangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang, Rabu (24/4).

Massa menuntut  pengusutan kecurangan Pemilu 2019, diskualifikasi Capres 01 , tolak Pemilu Ulang dan aparat bersikap Netral dalam pemilu. Baik aparat kepolisian dan TNI ikut mengawal jalannya demo tersebut.

Menurut Habib Mahdi Sahab dari Hasil rekap di seluruh PPK Kota Palembang Paslon Pilpres no.2 menang mencapai 60%.

“Uang Trilunan yang digelontorkan diduga banyak disimpangkan karena banyaknya kekurangan logistik pemilu.Banyak kecurangan yang termasif dan tersistem yang dilakukan Paslon no.01 oleh karena itu KPU Kota Palembang dapat mendiskualifikasi Paslon No.1,” katanya.

Hal senada dikemukakan Ustad Doni Mailano,” Kita kawal semua agar Pemilu bisa berjalan dengan aman lancar serta menghasilkan pemimpin yang amah dan berjuang untuk rakyat,” katanya.

Sedangkan Ustad  Kemas Ali mengatakan “Mari kita berdoa agar agar Pemilu ini berjalan dengan aman, damai dan nyaman, tidak terjadi kecurangan,” katanya.

Baca:  Korem 044/Gapo Launching Sikowil

Setelah Sempat berorasi, perwakilan massa melakukan dialog diruang kerja Ketua KPU Palembang  H. Eftiyani Sonif, S.H Ketua KPU Kota Palembang, Dr. Yetty Oktarina, S.P., M.Si Komisioner Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan SDM, Abdul Malik, S.H.I. M.H. Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan.

Sedangkan perwakilan massa diwakili  Eny Gustina., Dinan Tanjung, Dinar, Beni Iskandar Komandan Bang Japar Sumsel, Ir. Harvel Very Wakil Komandan Bang Japar Sumsel dan Ketua RGP Sumsel, Ismail Bang Japar Kecamatan Gandus, Kompol Mario Invanry , Kasat Intelkam Polresta Palembang dan Iptu Wahyu Firnandi, Kanit Sospol Sat Intelkam Polresta Palembang.

Koordinator aksi  Eny Gustina meminta KPU dan Bawaslu Palembang menindak tegas pihak yang melakukan kecurangan di Kelurahan  Alang Alang Lebar, karena disana pengiriman surat suara di sana terlambat, dan itu merupakan bentuk kecurangan yang masif, lalu di Kecamatan Sako terjadi pelanggaran oleh PPK yang memasuki ruangan penyimpanan logistik pada malam hari tampa di dampingi saksi serta pihak keamanan.

“Kami Emak-Emak Pendukung Prabowo Sandi mendukung KPU, memberikan Suport kepada KPU untuk bekerja secara profesional agar bisa bekerja secara profesional, jangan takut adanya indikasi interpensi dan intimidasi dari pihak manapun. Hari ini seluruh emak-emak seluruh Indonesia serempak melakukan kegiatan ini untuk mensuport KPU agar bekerja secara profesional,” katanya.

Baca:  Pelaku Pencurian Terekam CCTV di Bekuk

Pihaknya ingin lembaga yang terhormat ini dan bapak-bapak itu kinerjanya tanpa intimidasi, jujur, sesuai dengan apa yang sumpah mereka kemarin.

“Karena kami ingin walaupun, katakanlah yang namanya 02 menang disini, tapi itu tidak masalah karena kami tahu memang menang tapi kami ingin kejujuran. Kami tidak ada menghujat kesana tidak ada. Justru kami kesini ingin support bapak-bapak disini untuk bekerja dengan sesuai porsinya,” katanya.

Dikatakan Eny, pihaknya sudah menyerahkan semua berkas laporan kepada KPU terkait kesalahan-kesalahan selama proses pemungutan suara 17 April lalu.

“Banyak sekali, semua berkas sudah kita serahkan kepada pak ketua kpu contohnya surat suara kurang, sudah bisa menerima kekurangan dan temuan dilapangan karena suasana ini tidak bisa dihindari dengan kecurigaan, karena jujur pemilu ini 02 khususnya tidak punya apa-apa. Kita tidak punya perangkat apa-apa kecuali kami jaga di tps jaga di kecamatan, itu yang kami lakukan,” katanya..

Oleh karena itu, Barisan Emak-emak pendukung Prabowo ini ingin agar penyelenggara pemilu khususnya KPU tidak memihak kemanapun dan bekerja dengan jujur dan adil.

Baca:  Empat Begal Ditangkap, Satu Ditembak

“Kemenangan 02 di Sumsel ini adalah kemenangan yang terhormat dan bermartabat, kami akan kawal kemenangan ini sampai ke puncak kemenangan,”  katanya.

Ketua KPU Palembang, Eftiyani mengatakan pihaknya akan menginventarisir apa saja yang jadi laporan masyarakat terkait kejadian dilapangan selama proses Pemilu 2019 khususnya di Palembang.

“Apa yang disampaikan kita inventarisir, akan kita diskusikan mana yang akan dilaporkan ke KPU Sumsel mana yang dikerjakan disini. Jadi insya Alloh Palembang netral. Segala macam itu tanggung jawab ketua KPU. Kita berterima kasih dengan kedatangan emak-emak ini dalam rangka pelaksanaan fungsi kontrol sosial mereka terhadap kinerja KPU dalam pemilu serentak 2019. Yang salah kita akui salah, yang kurang kita akui kurang. Ngapo kito nak bela bela diri. Terimo kasih dengan keadaan itu. Proses rekapitulasi di PPS dan PPK jalan terus, gak ada halangan,” katanya.

Menurutnya,  rekapitulasi di tingkat PPK untuk Pilpres sudah selesai di 18 Kecamatan dan akan dilanjutkan dengan rekap DPR RI dan DPD RI.

“Secara umum tidak ada problem. Kalau untuk anggota KPPS yang meninggal sudah kita inventarisir dan tindak lanjut ke sekda Palembang bagaimana kebijakan untuk membantu KPU dalam menangani hal tersebut,” katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Bantu Cegah Virus Corona, Fraksi PKS DPRD Sumsel Donasikan Gaji Bulan Maret

  Palembang, BP Enam anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dari Fraksi PKS DPRD Sumsel mendonasikan gaji bulan Maret 2020 ...